Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Mengakui kekalahan adalah sikap yang jantan. Namun hal itu tidak berlaku bagi pria asal Kuwait ini. Pria yang tak diketahui identitasnya ini menyerang anak berusia 10 tahun.
Aksi tak pantas itu dilakukan setelah putranya kalah bertanding dalam sebuah kompetisi kickboxing di kota Salmiya, Kuwait.
Surat kabar Kuwait Al-Rai melaporkan pada hari Senin, pria itu menyerang bocah yang berasal dari Mesir bernama Youssef.
"Jangan berani mengalahkan putraku lagi," ujar si pria tadi.
Ayah korban langsung melaporkan pria itu ke polisi Kuwait dengan menyertakan bukti video penyerangan dan catatan medis.
Dalam video yang memperlihatkan adegan dua menit terakhir dari pertandingan, Youssef diumumkan sebagai pemenang sebelum memeluk lawannya.
Saat merayakan kemenangannya, Youssef tiba-tiba diserang oleh pelaku. Akibat perbuatannya yang memalukan itu, pelaku menjalani pemeriksaan polisi.
Ayah Youssef mengatakan sikap pelaku 'tidak pantas'. Dia juga mengatakan insiden tersebut tidak perlu dibesar-besarkan dan tidak mewakili sikap seluruh warga Kuwait.
Selama wawancara telepon dengan acara bincang-bincang Al-Ashera Masaan, ayah Youssef meminta warga Mesir untuk tidak mengganggu orang-orang Kuwait.
Ini video detik-detik Youssef didorong pria Kuwait tersebut.
(ism, Sumber: albawaba.com)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya


Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?
