Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi, mengatakan, rencana pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk zakat sangat bagus, namun perlu wacana terbuka di ruang publik.
"Gagasan itu disosialisasikan terlebih dahulu kepada ormas-ormas Islam dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga tidak menimbulkan polemik dan kegaduhan di masyarakat," Zainut di Jakarta, Kamis 8 Februari 2018.
Menurut Zainut, sejauh ini MUI belum diajak bermusyawarah oleh Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sehingga, untuk saat ini MUI hanya mengingatkan pemerintah agar aturan tersebut dibuat sesuai ketentuan Islam dan perundangan-undangan yang berlaku.
"MUI berkepentingan mengingatkan hal ini karena jumlah uang yang akan dikelola cukup besar dan uang tersebut adalah uang umat Islam yang harus di-tasharufkan (didistribusikan)" ucap dia.
Zainut mengatakan, permasalahan zakat tidak hanya sekadar memungut dan mengumpulkan uang dari muzaki. Lebih dari itu, zakat juga menyangkut siapa saja ASN yang terkena wajib zakat, batas nisab, dan sifat aturan.
"Apakah sifatnya wajib atau sukarela? dan bagaimana penyaluran zakat tersebut," ujar dia.
MUI setuju dengan wacana aturan potongan zakat untuk ASN tersebut. Sebab, potensi zakat yang ada di Indonesia harus lebih dioptimalkan dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemaslahan umat Islam.
"Namun kami mengharapkan dalam pelaksanaannya harus melalui sebuah perencanaan yang baik, kesiapan institusi zakat (BAZNAS) yang profesional, kapabel dan akuntabel," kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari