Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Nenek (Foto: Freepik.com)
Dream – Seorang nenek berusia 100 tahun di India meninggal dunia karena syok akibat serangan percobaan pemerkosaan terhadap dirinya.
Seorang pria yang tidak lain adalah tetangganya dijatuhi hukuman seumur hidup di balik jeruji penjara. Akibat dari tindakan itu, sang nenek mengalami kemalangan.
Kejadian itu terjadi saat tahun 2017 silam. Ketika itu, Ankit Punia dalam kondisi mabuk mendobrak pintu masuk rumah tetangganya, yakni seorang nenek. Ia mencoba melakukan pelecehan seksual bahkan hendak memerkosanya.
Cucu nenek itu mendengar teriakan sang nenek yang meminta tolong atas perbuatan bejat Ankit Punia.
Kemudian si cucu bergegas menghampiri neneknya yang sudah terbaring lemas di tempat tidur. Namun si pelaku melarikan diri. Korban syok berat hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Pada awalnya pengadilan Meerut di Uttar Pradesh, India menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada pelaku pada Jumat kemarin karena percobaan pemerkosaan.
Komunitas umat Hindu juga sebenarnya telah melaporkan kejadian itu pada malam hari 29 Oktober 2017 di Desa Raghunathpur.
Perwakilan dari komunitas umat Hindu, Garg mengatakan di pengadilan bahwa cucu nenek tersebut telah membunyikan alarm dan hampir berhasil menangkap pelaku yang berusia sekitar 30-an. Namun pelaku berhasil meloloskan diri.
“ Cucu itu membunyikan alarm dan menangkap Ankit, berusia pertengahan 30-an, tapi dia berhasil melarikan diri,” jelasnya di hadapan hakim.
Menurut penjelasannya, korban langsung di bawa ke rumah sakit. Namun keesokan harinya nenek tersebut dinyatakan meninggal dunia saat dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“ Laporan yang lain menyebutkan korban memang sudah sakit karena masalah usia, dan ia meninggal karena syok berat akibat penyerangan itu,” lanjutnya.
Sementara itu, pengacara terdakwa mengatakan keluarga korban telah berhutang sebanyak Rp 18,9 Juta kepada kelaurga Ankit Punia. Ia berpendapat kasus itu diajukan hanya supaya keluarga korban tidak mau membayar hutangnya. Bahkan berhasil mendapatkan kompensasi dari pemerintah.
Tetapi Garg pun melanjutkan penjelasannya bahwa tidak ada bukti tertulis yang menyatakan hutang itu, sehingga hakim tidak bisa mempertimbangkan argumen pengacara terdakwa.
“ Karena dia tidak dapat menunjukkan bukti documenter apapun, hakim yang terhormat tidak perlu mempertimbangkan argumennya. Tidak ada motif. Dia mabuk berat, dia tidak bisa menahan dorongan seksualnya,” jelasnya.
“ Hal itu sama dengan yang dilakukan beberapa orang mesum yang menyerang bayi dan anak-anak,” lanjutnya.
Hakim pun akhirnya memutuskan bahwa tindakan pelaku adalah sangat keji. Namun pada sidang terakhir, hakim menjatuhkan hukuman yang lebih ringan. Tentu saja hal ini sangat membuat kecewa masyarakat khususnya keluarga korban.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam