Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Kebakaran Di Lift Akibat Skuter Listrik Rusak (Straits Times)
Dream - Seorang pria berusia 20 tahun di Singapura dilaporkan tewas di dalam lift. Pemicunya, skuter listrik atau alat mobilitas pribadi (PMD) miliknya meledak.
Peristiwa nahas itu terjadi di Blok 537 Woodlands Drive 16 pada Kamis malam, 3 Juni 2021 waktu setempat. Pria itu terjebak di dalam lift sehingga tak bisa menyelamatkan diri.
Dinas Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) menunggah kejadian nahas tersebut di akun Facebook resmi mereka. Dalam unggahan tersebut, mereka menerima laporan pada pukul 23.25 waktu setempat mengenai adanya kebakaran.
Kebakaran itu disebut melibatkan satu unit PMD di dalam lift. Api berhasil dipadamkan warga sekitar menggunakan ember berisi air sebelum tim SCDF tiba.
SCDF mengatakan korban dilarikan ke RS Khoo Teck Puat. Korban mengalami luka bakar serius.
Sehari setelahnya, juru bicara kepolisian menyatakan korban meninggal dunia akibat luka yang diderita. Investigasi tengah dijalankan dan tidak ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
SCDF mengatakan sekitar 90 warga dari blok yang terkena dampak dievakuasi oleh polisi sebagai tindakan pencegahan. Hasil penyelidikan awal menunjukkan penyebab kebakaran berasal dari listrik di PMD.
SCDF mengingatkan publik penggunaan PMD non-UL2272 dan segala bentuk modifikasi PMD menimbulkan risiko kebakaran dan mengancam keselamatan publik. Pemilik perangkat ini sangat dianjurkan untuk membuangnya di pendaur ulang yang sesuai.
Mulai sekarang hingga 30 Juni, masyarakat dapat membuang PMD mereka di setiap titik pengumpulan KGS tanpa biaya, dikutip dari Straits Times. (mut)
Dream - Seorang teknisi hotel di Malang, Jawa Timur, mengalami kecelakaan kerja fatal. Dia tewas dengan kondisi kepala terjepit lift, Jumat 28 Mei 2021.
Teknisi beridentitas STJ, 54 tahun, merupakan warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat tewas, dia sedang memperbaiki lift hotel.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo, mengaku mendapat laporan untuk mengevakuasi jenazah korban. Ketika timnya tiba di lokasi, korban masih dalam kondisi terjepit.
" Kita datang posisi korban sudah terjepit. Korban diduga sedang membetulkan lift, kemudian lift hidup atau bagaimana kita belum tahu," ujar Teguh, dikutip dari Merdeka.com.
Teguh menjelaskan sebelum mengalami kecelakaan kerja, korban membetulkan lift di lantai dua hotel. Menurut dia, jarak antara lantai dua dengan lantai satu sekitar dua hingga empat meter.
" Korban kemudian tiba-tiba terjepit," kata dia.
Selanjutnya, Teguh mengatakan proses evakuasi membutuhkan waktu lebih dari empat jam. Ini karena jasad korban ada di ruangan yang menyulitkan.
" Kita (seperti makan buah) simalakama, kalau lift diturunkan atau dinaikkan takut kondisi jenazah akan rusak," kata Teguh.
Akhirnya, tim memutuskan untuk membuka paksa lift. Barulah jasad korban bisa dievakuasi.
Setelah itu, jenazah dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang. Saat dibawa, tubuh korban dalam kondisi yang memprihatinkan.
Dream – Ada-ada saja yang dilakukan orang-orang untuk membuat konten di media sosial. Salah satunya adalah membuat video “ lipsync” dengan korek api.
Dikutip dari akun Instagram @dagelan, Minggu 30 Mei 2021, ada dua orang wanita hendak membuat video TikTok. Salah satunya memegang korek api.
Saat yang berhijab ini memulai video dengan backsound, “ Hey, Purbalingga. Pura-pura bahagia padahal nggak,” temannya menyalakan korek api. Sayangnya, korek api itu terlalu dekat dengan rambut.

Api itu sontak membakar rambut. Sang teman yang rambutnya terbakar, berusaha memadamkan api. Beruntung api langsung padam.
Video ini berasal dari warganet Instagram @weninurcahyaa yang diunggah ulang oleh @dagelan.
“ Bau sangitnya sampe sini,” tulis @dagelan.
Aksi dua perempuan ini disayangkan warganet. Malah ada yang bertanya sampai atraksi begitu.
“ Sudah kubilang jangan main korek,” tulis @nazhiratazkiya.aa.
“ Hampir jadi ghost rider,” tulis @ikhsandramadhan.
“ Panik nggak?” tulis @elizabethsefanya.
“ Lah, malah atraksi,” tulis @himy571k.
“ Kok dibakar rambutnya wkwk,” tulis @ainunlatfa. (mut)
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang