Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tak terasa awal tahun 1441 Hijriah sudah memasuki awal 10 Muharram. Umat Islam menyebut hari ini dengan nama Asyura.
Dalam literatur Islam, Asyura merupakan hari yang mengandung banyak sekali keutamaan. Banyak peristiwa penting di masa lalu yang terjadi di hari Asyura.
Di tanggal 10 Muharam dikisahkan sebagai hari diciptakannya Nabi Adam AS serta turunnya Nabi Nuh AS dari kapal setelah banjir besar. Peristiwa lain ada juga seperti dikeluarkannya Nabi Yunus AS dari perut ikan paus, atau diselamatkannya Nabi Musa dan kaumnya dari kejaran musuh lewat terbelahnya lautan.
Bagi umat Islam, hari ini juga menduduki derajat sangat penting. Rasulullah Muhammad SAW memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan Puasa Asyura.
Amalan ini awalnya dihukumi wajib karena Rasulullah selalu menjalankannya. Tetapi, setelah turun perintah Puasa Ramadan, Rasulullah tidak lagi mewajibkan umat Islam melaksanakannya.
Ketika hendak menjalankan Puasa Sunah Asyura pada besok, tentu diawali dengan niat. Pada malam hari, dianjurkan melafalkan niat ini.

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatil asyura lillahi ta'ala.
Artinya,
" Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."
Dream - Ketika Muharram tiba, umat Islam menemukan amalan puasa asyura dan Tasu'a yang dianjurkan oleh Rasullullah. Muharram memang termasuk bulan mulia yang ketinggian derajatnya disebut tepat di bawah Ramadan.
Umat Islam boleh menjalankan banyak puasa sunah saat Muharram. Tetapi, puasa yang lebih ditekankan yaitu Tasu'a dan Asyura.
Puasa Asyuara dan Tasu'a merupakan amalan rangkaian. Amalan intinya adalah Puasa Asyura pada 10 Muharram namun umat Islam juga dianjurkan untuk puasa Tasu'a pada 9 Muharram agar tidak menyamai amalan orang Yahudi.
Seperti puasa-puasa kebanyakan, amalan ini diawali dengan niat lebih dulu. Niat puasa asyura dan Tau'a bisa dijalankan pada malam hari sebelumnya.
Tetapi karena Puasa Tasu'a dan Asyura merupakan amalan sunah, maka niatnya bisa dilakukan pada pagi atau siang hari. Syaratnya, seseorang belum makan, minum maupun melalukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Berikut niat Puasa Tasu'a dan Asyura di siang hari.

Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatit tasu'a awil asyura lillahi ta'ala.
Artinya,
" Aku berniat puasa sunah Tasu'a atau Asyura hari ini karena Allah SWT."
Dream - Saat tiba waktu Maghrib, kita sedang berada di tanggal 9 Muharram. Ini termasuk hari istimewa dalam Islam yang disebut Tasu'a.
Ketika hari Tasu'a tiba, terdapat sunah yang dianjurkan bagi umat Islam yaitu melaksanakan puasa. Amalan ini dijalankan sebagai pengiring ibadah sunah puasa ketika hari Asyura yang jatuh keesokannya atau pada 10 Muharram.
Sebagaimana syarat sah puasa pada umumnya harus didahului niat. Tetapi karena puasa Tasu'a adalah sunah, maka niatnya bisa dilakukan pada malam hari sebelumnya atau siang setelah matahari terbit.
Jika sudah mantap hendak berpuasa Tasu'a, niat bisa dilakukan malam harinya. Tetapi jika belum dan baru muncul kesungguhan puasa Tasu'a setelah matahari terbit, maka bisa berniat di siang harinya.
Puasa Tasu'a mengandung beberapa keutamaan. Salah satunya, puasa ini dianjurkan untuk meraih rahmat Allah yang tersebar di bulan Muharram.
Berpuasa sunah pada Muharram memiliki kedudukan sangat tinggi. Bahkan puasa pada bulan itu disebut-sebut sebagai amalan sangat mulia di bawah puasa Ramadan.
Jika hendak berpuasa Tasu'a, berikut lafal niatnya.

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatit tasu‘a lillahi ta'ala.
Artinya,
" Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah SWT."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya