Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ketua BNP2TKI Nusron Wahid Mengaku Mendapat Persekusi (Foto:Liputan6.com/Faizal Fanani)
Dream - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid, mengaku mendapat persekusi di Masjid Luar Batang, Jakarta Utara. Beberapa orang mengepung, menghadang, dan membentak-bentaknya.
Nusron membenarkan kejadian itu." Sekitar pukul 22.30 WIB (Kamis, 25 Oktober 2018)," kata Nusron, dikutip dari Pojoksatu.id, Jumat, 26 Oktober 2018.
Dalam video yang beredar di Twitter, saat diteriaki massa, Nusron berada di luar masjid. Sebagian warga berteriak Indonesia butuh presiden baru di Pilpres 2019.
" Tiba-tiba ada yang teriak 2019 ganti presiden. Saya tidak tanggapi dan langsung wudhu," ujar dia.
Apa yang salah dengan Negeri ini. Sehingga sesama muslim gaduh dan tidak menghargai seperti ini.
Maaf saudaraku, sekalipun dengan Nusron Wahid kadang saya tidak sependapat. Namun bukan berarti kita boleh menghardik saat ia beribadah.
Kita boleh ndak cocok, tp hrs obyektif. pic.twitter.com/FAkYiidC6R— Ibnu Mas'ud (@Abah_Rois)October 26, 2018
Massa yang berkumpul menyebut Nusron sebagai anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser) yang menyusup ke Masjid Luar Batang. Menanggapi reaksi massa, dia bergeming dan tetap masuk masjid.
Usai sholat, sekitar pukul 23.45 WIB, massa tak bubar dan kembali menghadangnya. Salah satunya membentangkan bendera bertuliskan kalimat tauhid.
Pengurus masjid yang melihat aksi itu, mencoba meredam aksi massa. " Ada yang mengusir dan membubarkan kerumunan. Terus saya pulang," kata dia.
Dari video yang beredar, Nusron ke Masjid Luar Batang untuk berziarah. Salah seorang perekam mengetahui keberadaan Nusron.
" Nah itu ada si Nusron. Tuh, si Nusron tuh. Dia ziarahnya pura-pura itu. Padahal doanya itu buat orang-orang kafir," kata si perekam.
“ Ini si Nusron nih si kurang ajar. Beraninya dia di sosmed doang si Nusron nih,” lanjutnya.
Video tersebut lantas berganti adegan pengepungan sejumlah massa. Massa membentak-bentak Nusron. Salah seorang diantaranya yang berada tepat di depan Nusron juga membentak dan membentangkan bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid.
Nusron hanya diam saat dikepung sejumlah massa itu. Dia kemudian hanya melangkahkan kakinya pergi dengan terus disoraki.
“ Jangan main-main lu ke Luar Batang yah,” kata seorang lelaki lainnya.
(ism, Sumber: Pojoksatu.id)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan