Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Raja Salman Hadiahkan Kiswah Kabah Untuk Masjid Istiqlal (kemenag.go.id)
Dream - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud tak hanya melaksanakan Sholat Tahiyatul Masjid saat berkunjung ke Istiqlal. Raja berusia 81 tahun tersebut juga memberikan cinderamata.
Buah tangan yang dibawa oleh Raja Salman itu berupa potongan kiswah atau kain penutup Kabah. Kain hitam berukuran tiga kali satu meter dibubuhi sulaman ayat Alquran dari benang emas.
" Isinya potongan ayat 125 Surat Al Baqarah," ujar Humas Badan Pengelola Pelaksana Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, kepada Dream, Jumat 3 Maret 2017.

Dan potongan ayat tersebut berisi pesan tentang kemuliaan masjid sebagai Baitullah. Berikut bunyi ayat yang tercantum dalam kiswah Kabah untuk Masjid Istiqlal.

Bismillahir rahmanir rahim. Waidz ja'alnal baita matsaabatal linnaasi wa amnaa wattakhidzuu min maqaami ibraahiima mushollaa.
Artinya:
" Dengan nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang. Dan (ingatlah) ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat sholat."

Abu melanjutkan Kiswah tersebut cukup berat. Jika ditimbang, berat Kiswah itu sekitar 15 kilogram.
" Kenapa berat? Karena dibordir dengan benang emas dan diberi pemberat," kata dia.
Selanjutnya, Abu mengatakan BPPMI mendapat pesan langsung dari Raja Salman agar Kiswah tersebut dapat segera dipasang. Ini dimaksudkan agar kiswah dapat segera dinikmati oleh para pengunjung Masjid Istiqlal.
" Pesan beliau (Raja Salman), dipajang agar segera dapat dinikmati oleh pengunjung," kata dia

Rencananya, kata Abu, kiswah itu tidak akan dipajang di ruang VVIP, melainkan di atas mihrab. Sehingga semua jemaah bisa melihatnya.
" Imam Besar Masjid Istiqlal dan Ketua BPPMI mengarahkan dipajang di atas, di lantai utama agar dapat dilihat semua orang," kata dia.
Abu mengatakan kiswah tersebut akan dibingkai terlebih dulu sebelum dipajang. Sehingga aman, mengingat kiswah tersebut terbuat dari emas.
" Pasti (dibingkai). Kalau tidak, nanti digunting sama orang, itu kan emas," ucap dia.
© Dream
Dream - Ada yang spesial dalam kunjungan Raja Arab Saudi Salman Abdul Azis Al Saud ke Masjid Istiqlal.
Dalam kunjungan itu, Raja Salman tak hanya sekadar menjalankan sholat tahiyatul masjid. Raja Salman juga memberikan cinderamata untuk Masjid Istiqlal berupa kain penutup Kabah atau Kiswah.
Informasi tersebut diberikan Wakil Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Istiqlal (BPPMI) Bahrul Hayat.
" Ya (cinderamata) berupa kiswah atau penutup Kabah," kata Bahrul, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 2 Maret 2017.
Dia merasa pemberian kiswah itu memiliki makna tersendiri. Sebab, kain penutup kabah itu diberikan secara langsung oleh Raja Salman.

" Sangat senang sekali karena kiswah kabah seringkali menjadi cinderamata yang sangat khusus dari Arab Saudi kepada saudara-saudara yang dianggap layak menerima," ucap dia.
Kiswah yang diberikan, kata dia, berukuran 45 centimeter kali dua meter. Kiswah tersebut bertuliskan kalimat tauhid. " Tapi tulisan lengkapnya saya belum cek," ucap dia.

Rencananya kiswah tersebut akan dipajang di ruang VVIP Masjid Istiqlal. Ruang tersebut terletak di pintu masuk Al Malik. Ruangan itu dikhusukan untuk tamu pentinh dan kenegaraan yang berkunjung ke Masjid Istiqlal.
© Dream
Dream - Kabah kembali mengenakan kain kiswah baru. Usai Sholat Subuh pada Minggu, 11 September lalu, kain penutup Kabah resmi diganti, melibatkan 86 teknisi dan penenun.
Penggantian kain kiswah Kabah menjadi agenda rutin bagi pengelola Masjidil Haram setiap tanggal 9 Zulhijah. Ini lantaran di hari itu, yang juga dikenal dengan Hari Arafah, Masjidil Haram relatif sepi pengunjung.
Kaum Muslim yang menunaikan ibadah haji kebanyakan tengah menjalankan wukuf di Arafah. Penggantian kiswah ini membuat para jemaah tidak bisa beribadah di Masjidil Haram.
Para penduduk Mekah, khususnya wanita, memanfaatkan kesempatan ini untuk menghabiskan waktu di Masjidil Haram dengan sholat dan tawaf.
Kiswah terbuat dari kain sutra murni dan benang bersepuh emas. Biaya untuk pembuatan kiswah ini mencapai 22 juta riyal Saudi, setara Rp76 miliar.
Kain ini dibuat di sebuah pabrik khusus di Mkah, melibatkan 240 teknisi, penenun, dan para administrator.
Kiswah tersebut dibuat dalam 47 potong kain dengan ukuran lebar 95 sentimeter dan tinggi 9 meter. Kain tersebut kemudian disambung satu per satu untuk menutupi seluruh sisi Kabah.
Sumber: alarabiya.net | saudigazette.com.sa
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya