Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Uang Dan Ponsel Milik Pengemis Yang Tertangkap Razia (dinsos.jakarta.go.id)
Dream - Dinas Sosial DKI Jakarta telah beberapa kali menangkap pengemis dengan uang jutaan rupiah. Kali ini, seorang pemuda terjaring razia saat mengemis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan MH Thamrin, atau tepatnya di depan Sarinah, Jakarta Pusat.
Irfan, demikian nama pemuda yang kedapatan meminta-minta itu. Dari tangan pemuda 28 tahun ini, petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Pusat menemukan dua handphone pintar dan uang jutaan rupiah.
“ Kami mendapati Irfan membawa uang tunai yang berjumlah Rp1.050.000 serta Smartphone Samsung Note3 dan iPhone 5S,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati, sebagaimana dikutip Dream dari dinsos.jakarta.go.id, Selasa 22 November 2016.
Susana mengaku mendapat laporan warga melalui aplikasi Qlue. Dari laporan itulah petugas Dinsos DKI Jakarta Pusat melakukan razia dan menangkap Irfan.
“ Pengakuannya, dia sering berpindah lokasi untuk mengemis,” ujar Susan. Selain di Jalan MH Thamrin, Irfan juga mengaku mengemis di Citraland dan Pasar Kebayoran Lama.
© Dream
Menurut Susan, Irfan pertama kali berkelana sebagai pengemis di JPO Trisakti. Pemuda ini tinggal di rumah kontrakan bertarif Rp200 ribu perbulan di Pesing, Cengkareng.
“ Setelah itu, dia berpindah-pindah tempat terus,” kata Susan.
Kepada petugas, Irfan mengaku berasal dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Dia tinggal di Jakarta sejak 2010.
“ Dia dulu kabur dari rumah dengan mengambil uang neneknya Rp500 ribu, lalu ke Jakarta dari Terminal Cibadak turun di Citraland Grogol,” ucap Susan.
© Dream
Dalam sehari, kata Susan, Irfan kerap mengumpulkan uang mencapai Rp200 ribu. Saat pulang kampung, pengemis tersebut sanggup membawa uang Rp3 juta.
“ Akhir Desember 2013 sampai sekarang tinggal di Radio Dalam, Kebayoran Lama dengan pekerjaan sebagai pengemis, namun sekarang sudah kami jangkau dan akan kami bisa di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat,” tutur Susan.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012