Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Masker menjadi benda sangat penting digunakan di masa pandemi Covid-19. Tetapi, ternyata penggunaan jenis masker perlu memperhatikan situasi dan lokasi.
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting, menjelaskan masyarakat perlu memperhatikan lokasi yang akan didatangi kemudian menentukan jenis masker apa yang digunakan. Sebab, tidak semua masker efektif di lingkungan tertentu.
" Ada masker kain, ini memang kita gunakan untuk mereka yang memang kalau orang terisolasi, misalnya, kemudian dia pergi ke kolam membuka air, memelihara ikan sepanjang dia ke kolam dengan masker kain enggak ada masalah," kata Alex dalam diskusi Hari Peduli Sampah Nasional: Pekan Peduli Limbah Masker Masyarakat, disiarkan channel YouTube BNPB Indonesia.
Berbeda jika seseorang datang ke tempat ramai. Meski hanya sebentar, disarankan untuk menggunakan masker medis.
Menurut Alex, tempat ramai mengandung potensi penularan Covid-19 sangat tinggi. Demikian dengan potensi virus lain.
Jika menggunakan masker kain, kata Alex, efektivitasnya kurang maksimal. Ini karena masker kain masih memiliki ruang yang memungkinkan virus tidak tersaring dengan baik.
" Penularan itu sudah ada di komunitas sebaiknya kita memakai masker medis karena dia punya kemampuan menyaring partikel virus 0,1 sampai 0,5 mikron efektivitasnya 70 persen, sementara masker kain kemampuannya rata-rata 40-45 persen
Sementara masker yang paling efektif dalam memberikan perlindungan dari virus, kata Alex, yaitu N95. Sayangnya, harga masker ini cukup mahal dibandingkan masker medis biasa.
Lebih lanjut, Alex mengakui masker N95 bermasalah pada kemudahan dalam bernapas. Kemudahan bernapas bisa didapat pada masker kain yang harganya jelas lebih murah namun kurang begitu efektif.
" Masker medis paling lama 4 jam, kalau basah harus diganti dan harganya lebih tinggi sedikit, dan n95 harga lebih tinggi, kemudahan bernapas susah dan kemudian dia ketat sehingga mengakibatkan tidak nyaman," ucap dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
