Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Maskapai Pakistan International Airlines (insert: Rehman Malik)
Dream - Sekelompok penumpang yang marah besar dan melabrak politisi ternama untuk naik ke dalam pesawat. Ulah politisi itu telah membuat para penumpang menunggu hingga lebih dari dua jam.
Hingga saat ini belum jelas apa alasan yang membuat mantan Menteri Dalam Negeri Pakistan Rehman Malik dan politisi lainnya terlambat datang.
Para penumpang berang begitu mengetahui penyebab keterlambatan jadwal penerbangan, disebabkan pesawat menunggu kedatangan para politisi tersebut.
Mengutip laman bbc.com, Rabu, 17 September 2014, para penumpang langsung mengumbar beragam umpatan kepada mantan menteri itu. " Anda seharusnya malu," teriak para penumpang pesawat PK-370 dari maskapai Pakistan International Airlines (PIA).
" 150 Penumpang lainnya harus menunggu karena Anda," lanjut para penumpang yang mendesak Rehman Malik meminta maaf dan meratapi kelakukan para pejabat Pakistan.
" Kami sudah mengalami kondisi ini 68 tahun. Apakah kita harus mengalami 68 tahun lagi," penumpang lain ikut menyoraki Rehman. Rehman dan rombongan akhirnya meninggalkan pesawat. Para penumpang sukses 'mengusir' si politisi.
Nasib yang sama dialami politisi lain, Ramesh KUmar Vankwani, salah satu anggota partai berkuasa PML-N. Kemarahan penumpang juga membuat Ramesh harus ikut meninggalkan pesawat, yang semula akan berangkat dari Karachi menuju Islamabad.
Rehman, yang diserang lewat Twitter PIA ini, mencoba untuk membalas komentar para penumpang. Namun teriakan para penumpang telah membuat suaranya tak terdengar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya