Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Selebrasi Sujud Syukur Pemain Aljazair (timesunion.com)
Dream - Semua mata pecinta sepakbola dunia bakal tertuju pada pertandingan Aljazair melawan Jerman di babak 16 besar Piala Dunia 2014, dini hari nanti. Berbicara di luar statistik, ada hal menarik yang menyedot perhatian. Terutama soal pemain muslim di kedua tim, apakah akan menjalankan ibadah puasa atau tidak.
Namun, pelatih timnas Aljazair Vahid Halilhodzic menolak untuk mengomentari apakah pemainnya akan puasa atau tidak. Menurutnya itu adalah urusan pribadi setiap pemain, ia tidak berhak turut campur.
" Ini adalah masalah pribadi dan ketika Anda menanyakan hal ini, Anda kurang hormat dan etika," kata pelatih Aljazair Vahid Halilhodzic dalam konferensi pers dikutip Dream.co.id dari laman BBC, Senin 30 Juni 2014
" Para pemain akan melakukan apa yang mereka inginkan dan saya ingin menghentikan kontroversi ini."
Dia mengatakan ini bukan pertama kalinya sebagai pelatih memiliki pemain muslim dalam tim. " Saya sendiri adalah seorang muslim. Saya tidak pernah memaksakan atau melarang, semua kembali kepada pemain. Karena ini masalah pribadi. Jadi ini sudah selasai, tidak perlu dibicarakan lagi" tegasnya.
Kapten Aljazair, Madjid Bougherra memilih tetap menjalankan ibadah puasa. Beberapa rekannya di timnas juga mengambil keputusan serupa. Diketahui, skuad Halilhodzic telah memboyong Hakim Chalabi ke Brasil.
Chalabi merupakan seorang spesialis kedokteran olahraga dan salah satu ahli terkemuka FIFA. Dia akan memberikan beberapa saran dan konseling bagi pemain muslim yang berniat puasa di bulan Ramadan. Dengan begitu, mereka tetap bugar meski berpuasa.
Sebelumnya, salah satu pemain muslim Jerman, Mezut Ozil, mengambil keputusan tidak berpuasa dulu saat skuad Jerman bermain di babak 16 besar. Dalam timnas Jerman, selain Ozil, ada juga Sami Khedira. Namun, nama terakhir belum memberikan keterangan apakah akan berpuasa Ramadan atau tidak. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam