Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo
Dream - Presiden Joko Widodo mengingatkan para pemuda untuk selalu membekali diri dengan hal-hal baru. Terlebih di era digital saat ini, pemuda memegang peranan penting untuk menginisiasi perubahan.
" Yang muda harus terus bekali diri dengan yang terkini, yang terbaru, generasi sebelumnya harus terus meremajakan diri, mengadopsi cara-cara baru dalam berpikir dan bekerja," ujar Jokowi melalui pidato peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93, disiarkan Sekretariat Presiden.
Jokowi mengatakan pemuda merupakan kekuatan terbesar dari bonus demografi Indonesia. Kaum muda memiliki jiwa pemberani dalam mengambil risiko, inovatif, dan mampu merebut peluang.
Hingga saat ini, kaum muda Indonesia mencatatkan prestasi yang terus bertumbuh. Bahkan di zaman digital seperti sekarang, pemuda Indonesia bisa menjadi pemain di kancah global melalui start-up yang mendunia.
Di lini lain, kaum muda juga menunjukkan prestasi yang terus bertumbuh. Jokowi menyebut hal ini merupakan bukti kekuatan pemuda.
" Karya-karya musisi dan seniman-seniman muda Indonesia yang punya reputasi dunia semakin banyak, semakin bertambah. Prestasi besar atlet pemuda kita mengharumkan nama bangsa," kata dia.
Selanjutnya, Jokowi mengingatkan era penuh disrupsi yang terjadi saat ini merupakan waktu bagi kaum muda memenangkan persaingan. Saat bagi pemuda menjadi pemimpin yang berani berinisiatif namun tetap humanis.
" Pemimpin yang mau terus belajar kepada siapa saja, tentang apa saja, dan yang terlebih penting pemimpin yang siap berkontribusi untuk kemajuan Indonesia," kata dia.
Jokowi memahami tidak semua pemuda Indonesia punya kesempatan sama menikmati pendidikan tinggi dan perkembangan iptek terbaru. Sehingga, dia mendorong kaum muda untuk saling berbagi informasi, pengetahuan, dan keterampilan sehingga semua anak bangsa bisa berkontribusi lebih besar kepada kemajuan bangsa dan kemanusiaan.
" Itulah esensi kepemimpinan, kepemimpinan adalah membantu yang tidak bisa menjadi bisa dan membantu yang sudah bisa menjadi lebih bisa lagi," terang Jokowi.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyampaikan tekadnnya mendorong Indonesia menjadi pemain utama ekonomi syariah dan industri halal dunia. Presiden juga berharap Indonesia menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah global setelah menunjukan pertumbuhan menjanjikan.
Mengutip data The State of Global Islamic Economy Indicator Report, sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti. Tahun 2018, ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Kemudian di tahun 2019, naik menjadi peringkat 15. Kini, ekonomi syariah di Indonesia berada di peringkat empat dunia.
“ Naik, naik, naik terus,” kata Jokowi saat memberikan sambutan Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari laman setkab.go.id, Jumat 22 Oktober 2021,.
Meskipun perkembangannya cukup pesat, Jokowi mengingatkan semua kepentingan untuk tidak berpuas diri. Dia juga menekankan upaya yang sinergis antar pemangku kepentingan agar ekonomi syariah di Tanah Air dapat tumbuh lebih pesat lagi.
Karena itulah, MES perlu memainkan peran penting itu. Jokowi mengharapkan MES bisa menjadi jembatan bagi semua pemangku kepentingan ekonomi syariah.
“ Untuk membangun ekosistem syariah di negara kita Indonesia, untuk membangun ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis,” kata dia.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga mendorong MES untuk menjadi lokomotif perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan begitu, akan lahir para wirausaha baru dari kalangan santri dan bisa menggerakkan perekonomian yang inklusif.
Dream – Presiden Joko Widodo mendesak percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia hingga 70 persen sampai akhir tahun 2021. Dengan makin banyaknya masyarakat yang telah divaksin diharapkan kekebalan komunitas (herd immunity) yang bisa tercapai lebih cepat.
Salah satu upaya mencapai target tersebut dilakukan salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi dari rumah ke rumah demi pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Kegiatan vaksinasi dari rumah ke rumah inilah yang disaksikan langsung presiden saat kunjungan kerja ke Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Timur.
“ Pelaksanaan dari pintu ke pintu, vaksinasi jemput bola yang dilakukan oleh BIN,” kata Jokowi, seperti dikutip dari siaran pers, Selasa 19 Oktober 2021.

Proses pelaksanaan vaksinasi tersebut dengan mendatangkan vaksinator ke rumah-rumah warga. Menurut mantan walikota Solo tersebut hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan vaksin dengan cepat.
“ Vaksinator datang dari rumah ke rumah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mendapatkan vaksin dengan cepat,” ujar Jokowi yang saat itu didampingi oleh para Duta Besar dan Kepala Bin.
Vaksinasi door to door ini diharapkan bisa membantu target vaksinasi nasional yang ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir tahun nanti.
“ Hal ini untuk mempercepat vaksinasi nasional. Karena kita berharap kita targetkan di akhir tahun nanti lebih dari 70 persen penduduk kita telah divaksinasi,” lanjutnya.
Diketahui, pelaksnaaan vaksinasi massal hari ini melibatkan 70 ribu peserta dari berbagai provinsi dan kelompok usia. Sebanyak 30 ribu untuk masyarakat umum, sementara 40 ribu lainnya untuk pelajar SMP, SMA, SMK, dan para santri.
Vaksinasi dilakukan di beberapa provinsi yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Jambi, Sulawesi Barat, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Dengan adanya vaksinasi ini Jokowi berharap perlindungan bisa diberikan maksimal kepada masyarakat.
“ Diharapkan dengan vaksinasi ini perlindungan bisa diberikan secara maksimal kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa terproteksi dari penyebaran covid-19,” pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya