JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Penangkapan Bocah 10 Tahun (Foto: Twitter @barahmeh)
Dream - Serangan Israel terhadap masyarakat Palestina tampaknya belum kunjung berhenti, meski sudah ada kesepakatan gencatan senjata antara kelompok Hamas dengan negeri Zionis itu.
Polisi Israel juga menahan sejumlah warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerussalem Timur. Bukan orang dewasa saja, anak-anak dan remaja di wilayah itu ikut diringkus.
Salah satunya seorang bocah laki-laki berusia sepuluh tahun yang ditangkap di Beit Hanina, Yerusalem.
Melansir dari video yang dibagikan akun Twitter Direktur Eksekutif Institut Kebijakan Publik untuk Palestina, Salem Barahmeh @barahmeh, ampak seorang bocah laki-laki terduduk di dalam mobil polisi Israel seorang diri.

Bocah lelaki tersebut diketahui ditangkap atas tuduhan melempar batu ke permukiman Israel di wilayah Beit Hanina, Yerusalem Timur.
" Polisi Israel menangkap bocah Palestina berusia 10 tahun di Yerusalem dan adiknya menangis meminta agar kakaknya dibebaskan," tulis Barahmeh dalam keterangan video.
Melihat kakaknya akan dibawa oleh polisi Israel, seorang gadis cilik kemudian merengek dan memohon kepada polisi untuk membebaskan sang kakak yang ada di dalam mobil. Ia menangis di hadapan para polisi dan mencoba untuk mengajak bernegoisasi.

Setelah video tersebut dibagikan, unggahan itupun lantas ramai mendapat sorotan dari netizen. Banyak warganet mengaku sedih menyaksikan pemandangan mengharukan tersebut. Hal itupun dikritik banyak orang karena disebut bisa menimbulkan trauma mendalam bagi anak-anak.
Mengutip dari The Intercept, diketahui jika bocah berusia 10 tahun bernama Mazen Bassam al-Kiswani itu ditangkap karena dituduh oleh melempar batu ke permukiman Israel.
Menurut informasi, taktik penangkapan anak-anak dan pemuda Palestina memang berulangkali dilakukan disebut bertujuan untuk mengintimidasi generasi muda Palestina agar tidak melawan.
Berikut video momen bocah 10 tahun ditangkap polisi Israel:
Israeli police arrest a 10 year old Palestinian boy in Jerualem and his sister is crying pleading for his release. pic.twitter.com/5Fk6NcFLMq
— Salem Barahmeh (@Barahmeh)May 24, 2021
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
