Kondisi Wiranto Setelah Jalani Operasi 3 Jam

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 10 Oktober 2019 20:34
Kondisi Wiranto Setelah Jalani Operasi 3 Jam
Doa seluruh masyarakat Indonesia.

Dream - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, memastikan operasi yang dijalani Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (MenkoPolhukam), Wiranto, berjalan baik.

" Tadi saya berbicara langsung dengan dokter Terawan yang menangani secara langsung, proses operasi yang berjalan tiga jam alhamdulillah proses operasi berjalan dengan baik," ujar Pramono di RSPAD, Jakarta Pusat, Kamis 10 Oktober 2019.

Menurut Pramono, saat ini Wiranto sudah keluar dari ruang operasi dan masuk ke ruang Insentif Care Unit (ICU). Meski demikian, politikus PDI Perjuangan itu enggan menjelaskan secara rinci kondisi terkini Wiranto.

" Kondisinya secara resmi tentunya lebih baik pihak rumah sakit yang akan menyampaikan, tetapi yang jelas dari proses tiga jam operasi yang berjalan dengan baik," kata dia.

1 dari 5 halaman

Doa Semua Pihak

Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengabarkan kondisi Wiranto yang sudah membaik pascaoperasi.

" Saya baru menjenguk Pak Wiranto di RSPAD. Alhamdulillah proses operasi berjalan lancar, dan kini beliau berada dalam penanganan tim dokter yang terus menanganinya secara intensif," kata Lukman, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 10 Oktober 2019.

" Kita doakan agar beliau tetap sabar, tegar, dan kuat menghadapi cobaan ini, dan bisa segera pulih kembali kesehatannya," kata dia.

Lukman mengajak pimpinan dan tokoh agama, serta umat beragama untuk ikut mendoakan agar para penyelenggara negara. Termasuk para ASN dan setiap orang yang berjuang dan berbakti mengabdi kepada negara dan tanah airnya terus dilindungi dan dijaga keselamatan dan kesehatannya oleh Tuhan Yang Maha Esa.

" Mudah-mudahan bangsa ini mampu lolos dari berbagai cobaan dan ujian yg saat ini sedang dihadapi. Saya telah minta para jajaran Kemenag untuk menyebarluaskan ajakan permohonan doa ini," ucap dia.

2 dari 5 halaman

Jejak Penusuk Wiranto: Kediri - Bogor - Pandeglang

Dream - Kepala Badan Intelijen Negera (BIN), Budi Gunawan memastikan, pelaku penyerangan Menko Polhukam, Wiranto merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

" Ini sudah pasti dari kelompok jaringan JAD, khususnya jaringan JAD Bekasi," ujar Budi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Oktober 2019.

Mantan Wakapolri itu menyebut, pelaku bernama Abu Rara ini perilakunya sudah dipantau BIN selama tiga bulan terakhir.

" Kami sudah pantau khusus pelaku ini tiga bulan yang lalu. Pindah dari Kediri ke Bogor, kemudian dari Bogor pindah ke Menes, karena cerai dengan istri pertama," ucap dia.

Di Menes, Pandeglang, kata Budi, pelaku kemudian menikah lagi. Di daerah ini pelaku menyerang Wiranto menggunakan pisau.

" Kita sudah deteksi menjelang pelantikam memang sda rencana-rencana seperti itu dari JAD, sehingga harus kita dengar dan waspada," kata dia. (ism)

3 dari 5 halaman

Jokowi Ungkap Kondisi Wiranto di Ruang Operasi

Dream - Presiden Joko Widodo menuju RSPAD untuk menjenguk Menkopolhukam, Wiranto, yang ditusuk saat berkunjung ke Pandeglang, Banten. Jokowi mendapatkan laporan peristiwa ini beberapa menit setelah penusukan.

" Tadi hanya beberapa menit setelah kejadian penusukan dengan pisau oleh teroris pada Menkopolhukam, Bapak Wiranto, saya langsung mendapatkan laporannya," ujar Jokowi di RSPAD, Kamis 10 Oktober 2019.

Jokowi langsung memerintahkan kepada tim di lapangan agar Wiranto langsung dirujuk ke RSPAD. " Saat ini Bapak Wiranto masih penanganan oleh tim dokter RSPAD, dalam proses operasi," ujar Jokowi.

Mantan wali kota Solo ini memohon doa kepada rakyat Indonesia agar Wiranto segera diberi kesembuhan. " Cepat pulih," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi telah memerintahkan Kapolri bersama Kepala BIN serta TNI untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

" Sekali lagi mengusut tuntas dan menindak tegas pada pelaku dan jaringan yang terkait dengan peristiwa tadi siang," kata Jokowi.

4 dari 5 halaman

Staf Presiden Beberkan Kondisi Terbaru Wiranto di RSPAD

Dream - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan bahwa kondisi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (MenkoPolhukam), Wiranto, dalam keadaan sadar.

Wiranto saat ini masih mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

" Minta didoakan, baik saja. Prinsipnya baik, beliau sadar. Insyaallah tidak terlalu mengkhawatirkan," ujar Ngabalin, Kamis 10 Oktober 2019.

Menurut dia, Wiranto menderita luka di bawah perut. Meski demikian, Ali Mochtar Ngabalin belum mengetahui secara pasti seberapa parah luka yang diderita Wiranto.

" Meskipun tidak terlau mengkhawatirkan. Tapi dalam kondisi seperti ini kan kita turut merasakan yang luar biasa," kata dia.

5 dari 5 halaman

Modus Penusuk Wiranto: Pura-Pura Salaman

Dream - Penusukan Wiranto terjadi dengan sangat singkat. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan itu diserang saat hendak meninggalkan Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

" Ketika Pak Wiranto menuju mobil seperti biasa minta salaman, pejabat menyalami juga," kata Kepala Biro Penerang Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pil. Dedi Prasetyo, Kamis 10 Oktober 2019.

Petugas pengamanan sebenarnya sudah berusaha melindugi Wiranto. Namun, serangan itu terjadi sangat cepat. " Dalam waktu yang sangat singkat seorang yang diduga pelaku menusukan benda tajam kepada beliau (Wiranto)," tambah Dedi.

Akibat serangan itu, Wiranto mengalami dua luka tusuk di bagian perut. Selain Wiranto, Kapolsek Menes yang sedang berjaga di dekat mantan Panglima ABRI itu juga terluka.

" Saat itu Kapolsek ada di tempat. Jadi kena juga di luka punggung dan pak Wiranto di bagian depan," ucap dia.

Saat ini, Wiranto telah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Wiranto diterbangkan dengan menggunakan helikopter dari Pandeglang ke Jakarta.

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie