Kasus Baru Masih Tinggi, Surabaya Kini Masuk Zona Merah Tua!

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 3 Juni 2020 15:01
Kasus Baru Masih Tinggi, Surabaya Kini Masuk Zona Merah Tua!
Saat ini, Kota Pahlawan Surabaya tidak hanya dikategorikan sebagai zona merah biasa, melainkan sudah menjadi zona merah tua.

Dream - Kasus pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Surabaya, Jawa Timur, terus meningkat setiap harinya. Hingga Senin, 1Juni 2020, jumlah pasien yang dipastikan tertular virus Corona telah mencapai 2.633 kasus.  

Kondisi ini membuat banyak pihak yang mengkhawatirkan Surabaya akan menjadi Wuhan kedua di Indonesia. Untuk diketahui Wuhan adalah kota di China yang menjadi asal mula munculnya penyakit Covid-19 yang menyebar ke seluruh negara di dunia. 

Kekhawatiran akan terjadinya Wuhan kedua di Surabaya sebelumnya disampaikan Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dokter Joni Wahyuhadi. (Baca: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Jangan Sampai Surabaya Seperti Wuhan)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indra Parawansa mengatakan kota Surabaya saat ini tidak hanya dikategorikan sebagai zona merah biasa, melainkan sudah menjadi zona merah tua.

" Kemudian ada yang tanya, itu (di peta COVID-19 Jatim) kok ada yang hitam, itu bukan hitam tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 (kasus) sekian, (zonanya) merah sekali, kalau angkanya dua ribu sekian (Surabaya) merah tua," kata Khofifah dalam konferensi pers live streaming di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin malam 1 Juni 2020.

1 dari 2 halaman

Kasus Covid-19 di Jatim

Jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Timur memang cukup tinggi dengan total mencapai 4.920 yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Penambahan pasien positif Corona COVID-19 baru hingga awal pekan kemarin dilaporkan sebanyak 95 kasus yang tersebar di 19 kabupaten/kota.

Rinciannya adalah 25 pasien di Kota Surabaya, 14 pasien di Kota Batu, 11 pasien di Kabupaten Jombang, sembilan di Sidoarjo, lima kasus di Gresik, dan empat pasien masing-masing di Kabupaten Kediri, Bondowoso, dan Bojonegoro.

Kemudian tiga pasien di Kabupaten Lamongan, dua pasien masing-masing di Kabupaten Malang, Nganjuk, Trenggalek, dan Jember, kemudian satu pasien masing-masing di Kota Madiun, Kota Malang, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Mojokerto.

Khofifah bersyukur karena pada Senin, 1 Juni 2020 terdapat pasien positif yang baru sembuh dengan jumlah mencapai 45 orang. Dengan demikian, total pasien positif Corona COVID-19 yang sembuh di Jatim sementara ini sebanyak 699 orang atau setara 14,21 persen. Ia menyampaikan apresiasi yang sangat kepada seluruh tenaga medis yang bekerja

2 dari 2 halaman

Jumlah OTG Masih Tinggi

Terdapat enam pasien positif Corona COVID-19 pula yang baru dinyatakan meninggal dunia, sehingga total sementara ini yang meninggal sebanyak 418 orang atau setara 8,50 persen dari total kasus. Khofifah menyampaikan duka yang sangat mendalam atas kabar sedih itu. Ia berharap, ke depan angka kematian bisa diperkecil dan angka kesembuhan bisa diperbanyak.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP bertambah menjadi 6.687, namun yang masih diawasi sebanyak 3.202 pasien atau setara 47,88 dari total PDP. Sementara jumlah orang dalam pemantauan atau ODP kini sebanyak 24.737, tapi yang masih dalam pantauan sebanyak 4.058 orang atau 16.40 persen dari total ODP.

Jumlah orang tanpa gejala atau OTG masih tinggi, yaitu di angka 18.647 orang. Khofifah menyebut angka tersebut setara dengan 34 persen sehingga tetap diperlukan kewaspadaan berganda bagi masyarakat agar upaya menekan angka Corona COVID-19 di Jatim bisa dicapai.

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar