Sarjana Termuda di Dunia, Usia 9 Tahun

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 17 November 2019 12:02
Sarjana Termuda di Dunia, Usia 9 Tahun
Dia akan diwisuda sebagai sarjana Teknik Listrik.

Dream - Apa yang kamu lakukan saat usia sembilan tahun? Ya, banyak dari manusia normal akan menjawab bermain dan menjalani masa kecil dengan kawan-kawan dan permainan yang disuka.

Tapi, beda dengan Laurent Simons. Bocah 9 tahun itu akan lulus dan menjadi sarjana Teknik Listrik pada Desember 2019. Simons berkuliah di Eindhoven University od Technology (TUE), dilaporkan World of Buzz.

Usai meraih gelar sarjana, Laurent rencananya akan melanjurkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Laurent akan belajar untuk meraih gelar PhD sekaligus mempelajari ilmu kedokteran.

Sosok pertama yang menemukan bakat Simons yaitu kakek-neneknya. Orang tua Laurent awalnya merasa pujian itu berlebihan. Tapi, pandangan orang tua Simons berubah seiring kedangan guru-guru Laurent.

" Mereka memperhatikan sesuatu yang sangat istimewa tentang Laurent."

Sejak saat itu, Laurent diberi ujian. Dia menghasilkan nilai bagus dengan mudah. Para guru kemudian memberi tahu orang tua Laurent bahwa bocah itu seperti spons karena mudah menyerap pelajaran.

1 dari 5 halaman

SMA Cuma Setahun

Tidak ada yang tahu dari mana datangnya hyper-intelligence Laurent, tetapi Laurent berasal dari keluarga dokter.

Laurent menyelesaikan silabus sekolah menengah dalam satu tahun, ketika dia berusia 8 tahun dan kemudian melanjutkan ke universitas.

TUE mengatakan bahwa mereka memiliki jadwal khusus yang dapat disesuaikan untuk siswa khusus, dan mereka juga mengatakan Laurent " sangat luar biasa" dan " siswa dengan kemampuan cepat" yang pernah mereka miliki.

" Tidak hanya dia sangat cerdas tetapi juga anak yang sangat simpatik," kata kampus.

 

2 dari 5 halaman

Diburu Universitas Top

Laurent sekarang sedang dicari oleh universitas bergengsi di seluruh dunia untuk melanjutkan PhD-nya.

Laurent mengatakan kepada CNN, dia sangat menyukai teknik listrik. Orangtuanya, di sisi lain, telah berusaha memastikan Laurent mendapatkan waktu bermain yang cukup dan memastikan bahwa dia tidak terlalu serius.

" Kita perlu menemukan keseimbangan antara menjadi seorang anak dan bakatnya," ujar dia.

Laurent menikmati bermain dengan anjingnya dan juga teleponnya. Tetapi satu mimpi yang dia miliki adalah mengembangkan dan membuat organ buatan.

Saat ini, Laurent menghabiskan waktu liburan ke Jepang untuk bersantai. Sebelum akhirnya, kembali ke bangku kuliah.

3 dari 5 halaman

Sekumpulan Pemalas Jenius Yang Kreatif dan Inovatif

Dream - Sahabat Dream mungkin tidak percaya bahwa salah satu alasan orang malas melakukan sesuatu adalah karena ingin mengejar efektivitas dan efisiensi.

Mereka akan menggunakan cara yang dianggap cepat dan mudah untuk mencapai tujuannya.

Sayangnya, cara demikian ini justru dianggap pekerjaan orang malas karena terlihat aneh dan tidak lazim.

Begitu juga dengan foto-foto yang Dream kumpulkan dari BrightSide.me berikut ini. Saat melihatnya, kita akan menganggapnya sebagai kumpulan orang-orang malas.

Tapi perlu diakui juga bahwa mereka adalah sekumpulan pemalas jenius yang penuh kreativitas dan inovasi.

1. Punya koleksi lampu senter akhirnya ada gunanya juga.

 Pemalas Jenius Yang Kreatif dan Inovatif

 

4 dari 5 halaman

Restoran

2. Ketika sebuah restoran kehabisan piring.

 Pemalas Jenius Yang Kreatif dan Inovatif

3. Tetap makan meski di saat sibuk bekerja.

 Pemalas Jenius Yang Kreatif dan Inovatif

 

5 dari 5 halaman

Cara Lain

4. Ketika malas mencuci gelas dan piring untuk sarapan pagi.

 Pemalas Jenius Yang Kreatif dan Inovatif

5. Ternyata lemari kabinet bisa juga dipakai untuk mengasap aneka makanan.

 Pemalas Jenius Yang Kreatif dan Inovatif

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone