SBY: ISIS Permalukan Umat Islam

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 21 Agustus 2014 13:17
SBY: ISIS Permalukan Umat Islam
Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memberi dukungan kepada dunia internasional untuk memerangi ISIS.

Dream - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan aksi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mempermalukan dan menghina umat Islam. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memberi dukungan kepada dunia internasional untuk memerangi ISIS.

" Kami tidak memberi toleransi, kami melarang ISIS. Indonesia bukan negara Islam, kami menghormati semua agama. Ideologi negara kami adalah Pancasila," kata SBY dikutip Dream dari laman The Australian, Kamis 21 Agustus 2014.

SBY mengaku terkejut dengan kekerasan yang dilakukan ISIS dengan membunuh ribuan orang sebagai bagian deklarasi kekhalifahan mereka di Irak dan Suriah. Sebelum wawancara yang dilakukan di Jakarta ini, SBY baru saja melihat video pemenggalan wartawan Amerika Serikat, James Foley, oleh ISIS. " Ini mengejutkan. Ini tak terkontrol," ujar dia.

SBY mengaku telah memberi perintah kepada Polri dan lembaga lain untuk memerangi bahaya keamanan yang ditimbulkan ISIS di Indonesia. Dia juga telah memberi perintah kepada lembaga terkait untuk mencegah penyebaran ideologi ekstremis.

Sebanyak 200 warga Indonesia diyakini telah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah. SBY mengatakan sangat mewaspadai potensi ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS. " Sejumlah warga Indonesia telah bergabung dengan ISIS untuk berperang di Irak dan Suriah," kata dia.

Menurut SBY, sebagian warga Indonesia memang mengambil pesan-pesan ISIS yang berisi ide ekstremis. " Filosofi ISIS melawan nilai dasar yang kami pegang di Indonesia. Jumat lalu, saya meminta seluruh warga Indonesia untuk menolak ISIS dan menghentikan penyebaran ideologi radikal," tutur SBY.

SBY mengakui masih ada beberapa tensi inter-komunal di Indonesia. Namun, kata dia, jika dibandingkan di masa lalu maupun negara lain, Indonesia saat ini masih lebih bagus dalam mengurangi potensi konflik inter-komunal. " Secara global, ada penyebaran radikalisme sekarang dan Indonesia tidak imun terhadap itu," ujar dia.

" Tugas saya adalah untuk memastikan bahwa Indonesia dapat mempertahankan budaya Islam moderat. Indonesia adalah negara yang sangat beragam, seperti Anda tahu, dengan ratusan suku, kelompok etnis, bahasa, dan budaya," tutur SBY.

Beri Komentar
Steve Emmanuel Divonis 9 Tahun Penjara