Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Foto: Odditycentral.com
Dream - Saat menghadapi kondisi menegangkan, tubuh biasanya bereaksi dengan berbagai cara. Ada yang tak bisa berdiam karena jatung terus berdebar. Sebagian lagi mengeluarkan keringat lebih banyak dari biasanya.
Namun reaksi seorang siswi yang akan menghadapi ujian ini benar-benar mengejutkan. Dia mengeluarkan keringat tapi bukan cairan biasa. Di berkeringat darah.
Seorang gadis berusia 11 tahun baru-baru ini dirawat di Rumah Sakit Dermatologi Kusta Nasional Quy Hoa, Vietnam.
Gadis berinisial N tersebut memiliki penyakit aneh karena mengeluarkan keringat darah. Dia dicuriga menderita penyakit langka bernama hematidrosis.
Dilansir dari laman Odditycentral.com, gadis muda itu mulai mengeluarkan keringat darah pada Mei 2018 lalu. Berdasarkan keterangan orangtua, dugaan kuat anak tersebut mengalami penyakit aneh itu karena stres memikirkan ujian kenaikan kelas.
Orangtua N sempat membawanya ke Hematologi Darah Transfusi dan Rumah Sakit Dermatologi di Ho Chi Minh.
Dokter kala itu mendiagnosanya mengidap infeksi kulit dan meresepkan beberapa obat ketika keringat darah itu mulai keluar.
Namun, penyakit tersebut semakin parah hingga N berkeringat darah tiga hingga empat kali sehari.

Saking langkanya penyakit ini, banyak orang menganggap hematidrosis hanya sebuah mitos. Tapi tim medis menegaskan kalau penyakit itu nyata.
Penyakit tersebut bisa muncul bermula karena mengalami setres ekstrim dan merasa ada ancamanya kepada pasien.
Sehingga, pembuluh darah terkecil dalam tubuh pecah dan keluar seperti orang sedang berkeringat.
Hingga kini, dokter belum mengetahui secara pasti penyakit apa yang dialami oleh N. Ketika menguji darah N, dokter hanya menemukan sel darah putih saja dan tidak ada sel darah merah di dalamnya.
laporan: Rahma Yultus
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang