Terbongkar! Hubungan KV dan Aulia Kesuma yang Bunuh Suami-Anak Tiri di Sukabumi

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 29 Agustus 2019 13:01
Terbongkar! Hubungan KV dan Aulia Kesuma yang Bunuh Suami-Anak Tiri di Sukabumi
Semula hubungan Aulia Kesuma, istri yang membunuh dan membakar suami dan anak tiri di mobil, dengan KV disebut ibu dan anak.

Dream - Kasus pembunuhan yang dialami Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya, M Adi Pradana, perlahan terungkap jejaknya.

Tapi, kasus itu masih menuai kesimpang-siuran informasi. Salah satunya mengenai hubungan AK, istri muda Edi, dengan KV.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi sempat menyebut sosok KV sebagai anak AK. Jawaban itu muncul untuk menanggapi perbedaan umur KV dan AK yang selisih 10 tahun.

" Ya hubungan AK dan KV adalah keluarga, ibu-anak. Ternyata umur tersangka itu 45 tahun, dia kelahiran 1974. Ada kesalahan pas pendataan (di dokumen pribadi AK)," kata Nasriadi saat dihubungi Merdeka.com, Rabu, 28 Agustus 2019.

 

1 dari 5 halaman

Anak atau Keponakan Aulia Kesuma?

Tapi, polisi terus mendalami kebenaran sosok KV dan hubungannya dengan AK. Kebohongan AK pun terungkap. Ternyata KV bukan anaknya.

" Adik tiri dari Aulia. Dari awal nikah, dibawa tinggal di rumah korban (Edi Chandra)," kata Nasriadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan hubungan AK dan KV.

" Ada temen-temen (awak media) bertanya tersangka AK ini, ada yang bertanya kenapa umurnya terpaut 10 tahun. Jadi itu bukan anaknya, tapi itu tantenya bukan anaknya," kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis, 29 Agustus 2019.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami hubungan AK dan KV ini.

 

2 dari 5 halaman

Tunggu Pelaku Sembuh dari Luka Bakar

Saat ini , KV masih dirawat di rumah sakit Pertamina Jakarta karena mengalami luka bakar saat membakar mobil berisi jenazah Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana als Dana (23) di kawasan Cidahu, Sukabumi.

" Sedang didalami (dan dimintai keterangan). Sekarang (KV) masih di rumah sakit. Sedang ditungguin sama anggota kita," ujar Rudy.

" Kita dalami itu. Memang selisih umurnya dekat. (Bisa jadi) kemungkinan anak angkatnya, kita lihat hasil pemeriksaan," ia melanjutkan.

 

3 dari 5 halaman

Sebelum Bunuh dan Bakar Suami, AK Cari Paranormal

Dream - AK, istri yang membunuh dan membakar suami serta anak tirinya --Edi Chandra dan M Adi Pradana, sempat mencari paranormal. Niat itu muncul sebelum berencana membunuh Edi dan Dana.

" AK mencari paranormal untuk membuka hati suaminya agar mau menjual rumahnya, untuk membayar utang. Tetapi, tidak terlaksana," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, dikutip dari Sukabumi Update, Rabu 28 Agustus 2019.

Polisi mendapat temuan itu dari pesan yang disampaikan AK kepada pembantunya, KA. Setelah mendapat pesan itu, KA dan sang suami segera mencari paranormal, namun tidak terlaksana.

Karena tak mendapat paranormal, muncullah rencana pembunuhan itu. AK dan pelaku lain menyusun rencana pembunuhan di apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Di perjalanan, salah satu eksekutor sakit. Tapi, aksi tetap berlanjut. AK sempat membeli jus timun campur jeruk dan 10 butir obat tidur dosis tinggi. Sesampainya di Lebak Bulus, di rumah Edi, AK bercengkerama dengan Edi.

4 dari 5 halaman

Minum Jus Obat Bius

Obat tidur itu dihaluskan dan dimasukkan ke dalam jus. " Masing-masing lima butir yang dibubukkan. Lima butir untuk Edi dan lima butir untuk Dana. Tersangka AK dan Edi ngobrol sebentar, sementara dua eksekutor menunggu di garasi," ucap dia.

Menurut Nasriadi, di dalam mobil, ada pembantu berinisial DL dan anak kandung AK dan Edi, berisial RN, yang berusia 4 tahun.

DL dan RN dibawa ke dalam rumah. Setelah itu AK menyuguhi Edi jus yang sudah tercampur obat tidur di ruang tamu.

" Tanpa ada kecurigaan, jus dihabiskan saat itu juga. Setelah melakukan hubungan suami istri, saudara Edi tidur di lantai, karena biasa melakukan yoga sebelum tidur. Edi tidur dalam keadaan terlentang, sementara AK memonitor apakah suaminya sudah tertidur atau belum," ucap Nasriadi.

5 dari 5 halaman

Sempat Bermain Gim

Selepas itu, KV mendatangi kamar Pradana. KV memberikan obat tidur dan sempat bermain gim bersama Dana.

" Setelah main game, Dana tertidur. Sekitar pukul 24.00 WIB, KV kembali mengecek kamar Dana untuk memastikan dia tertidur lalu memanggil dua orang eksekutor yang sudah menunggu di salah satu kamar," ujar dia.

" Setelah itu, mereka bertiga, disusul saudari AK, mengeksekusi Dana. Pada saat itu, karena efek obat tidak terlalu berpengaruh, Dana sempat melakukan perlawanan. Bahkan sempat berteriak minta tolong. Disitulah saudara Dana dicekik, diikat dan lain sebagainya. Setelah dipastikan Dana sudah tidak bernyawa, jenazahnya disatukan dengan Edi," kata dia.

Beri Komentar