Suasana Kota Mekah di Tengah Badai Corona yang Mengguncang Dunia

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 2 Maret 2020 13:02
Suasana Kota Mekah di Tengah Badai Corona yang Mengguncang Dunia
Baik Mekah juga Madinah kini tengah ditutup, sejumlah warga dari beberapa negara tak boleh masuk termasuk Indonesia.

Dream - Penyebaran virus corona di dunia kian mengkhawatirkan. Untuk pertama kalinya, kemarin, korban tewas pun mulai berjatuhan di Thailand, Australia, dan Amerika Serikat (AS).

Imbasnya, sejumlah negara pun menutup pintu rapat-rapat untuk mengantisipasi masuknya virus mematikan corona alias COVID-19.

Termasuk Arab Saudi yang menutup sementara pintu ibadah umrah untuk sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Kebijakan itu mulai diberlakukan pada Kamis 27 Februari kemarin.

Sejumlah jemaah yang akan berangkat umrah pun terpaksa harus menunda keberangkatan mereka sampai ada informasi lebih lanjut dari pemerintah Arab Saudi.

1 dari 8 halaman

Langit di Mekah

Hal itu tentntu membuat masyarakat dunia terutama Umat Islam penasaran bagaimana kondisi dan suasana di Kota Suci Mekah di tengah mengganasnya corona di dunia.

Nah, baru-baru ini sebuah foto memperlihatkan bagaimana kondisi kota Mekah saat ini.

Foto itu diabadikan dan disiarkan EmanChannel pada 1 Maret 2020 kemarin.

Pada foto itu tergambar suasana di Kota Suci Mekah sangatlah menakjubkan. Bagaimana terlihat kondisi alam di sekitar Masjid Al Haram begitu indah.

Langit begitu biru memikat dihiasi jejeran gumpalan awan-awan berjejer rapi di angkasa. Di bawahnya tampak dua menara Masjid Al Haram temerang oleh cahaya lampu.

Sementara terlihat jemaah hilir mudik di sekitar area masjid. Meski kota ini sedang tertutup untuk umum. Tapi terlihat cukup banyak Umat Islam yang beraktivitas di sana.

" Sebuah gambar indah Masjid Al Haram ditangkap awal minggu ini," tulis Haramain di halaman Twitternya.

2 dari 8 halaman

Pemandangan Masjid Al Haram

Selain foto tersebut, pemandangan kondisi Masjid Al Haram juga disiarkan melalui video oleh SaudiNewsFR.

Media ini menampilkan pemandangan menakjubkan Kota Suci Mekah saat Azan Isya dikumandangkan dari Masjid Al Haram.

Video suasana Kota Mekah saat azan itu benar-benar indah, video direkam dari luar Masjid Al Haram menghadap ke menara jam yang ada di Hotel A Fairmont. Pada video tertera tanggal perekaman 1 Maret 2020.

" Azan Isya di Masjid Al Haram Mekah hari ini. Seolah-olah Anda ada di sana!" tulis SaudiNews.

Azan Isya yang dikumandangkan Sheikh Ali Mullah terdengar begitu merdu dan indah. Begitulah suasana Kota Suci Mekah di tengah badai corona mengguncang dunia.

Untuk diketahui, hingga Senin 2 Maret 2020, belum ditemukan korban virus corona di dua kota suci Yakni Mekah dan Madinah maupun di negara Arab Saudi.

3 dari 8 halaman

Ini Videonya

4 dari 8 halaman

Menkes: Dua WNI Positif Corona Berumah Dekat Depok

Dream - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membenarkan ada dua orang di Indonesia yang diduga terinfeksi virus corona. Keduanya bertempat tinggal di wilayah dekat Depok.

" Dua orang itu di rumahnya, daerah dekat Depok," ujar Menkes Terawan, Senin 3 Februari 2020.

Keduanya merupakan ibu dan anak. Sang ibu berumur 64 tahun dan anaknya 31 tahun. Prosedurnya untuk penanganan orang terduga kena virus corona sudah dilakukan.

" Kita sudah cek, kita bawa. Sudah melakukan isolasi rumah. Jadi sudah terdeteksi dari 1 Maret kita lakukan, begitu dengar berita, kita lakukan penelusuran, kita lakukan pemeriksaan," kata Terawan.

Dia menjelaskan, kedua orang itu melakukan kontak langsung dengan warga negara Jepang yang sebelumnya positif terjangkit virus corona.

" Karena ini kan kontak langsung, ini kan kita cek. Kalau enggak close kontak, itu berbeda. Kita mengacu pada epidologis, mana yang paling memungkinkan," jelas Terawan.

5 dari 8 halaman

Kronologinya

Kasus masuknya virus corona ke Tanah Air terungkap setelah ada laporan warga negara Jepang dinyatakan positif di Malaysia usai berkunjung ke Indonesia. Pemerintah kemudian menelusuri siapa saja yang kontak dengan WN Jepang tersebut.

" Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri," ujar Presiden Jokowi

" Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan 2 orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun" .

Kedua orang tersebut telah dirawat intensif di rumah sakit Sulastri Suroso.

Sumber: Liputan6.com/Devira Prastiwi)

6 dari 8 halaman

Jokowi Umumkan Dua WNI Positif Corona di Indonesia

Dream - Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan adanya kasus infeksi virus corona di Indonesia. Kasus ini terjadi pada dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif usai diperiksa secara ketat.

Jokowi mengatakan tertularnya dua WNI tersebut karena berinteraksi dengan warga Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu sendiri sudah meninggalkan Indonesia dan sempat datang ke Malaysia.

" Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri," ujar Jokowi, dikutip dari Liputan6.com.

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan dua WNI yang berinteraksi dengan warga Jepang tersebut. Keduanya adalah ibu berusia 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun.

" Kami cek kita ternyata posisi yang sakit, dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan pemerintah telah melakukan banyak persiapan untuk mengantisipasi infeksi virus corona.

" Tapi perlu saya sampaikan bahwa sejak awal pemerintah benar-benar mempersiapkan," kata Jokowi.

Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham

7 dari 8 halaman

Penderita Corona di Iran Berjatuhan di Jalanan, Mirip Wuhan

Dream - Infeksi virus corona di Iran semakin menjadi. Bahkan muncul banyak kasus orang terduga terpapar Covid-19 berjatuhan di jalanan.

Seperti negeri zombie, kasus orang suspek corona berjatuhan muncul di sejumlah kota di Iran. Mirip dengan kondisi di Wuhan, Hubei, China.

Media setempat, Iran News Wire lewat akun Twitternya, @IranNW, mengunggah beberapa video kasus pasien corona berjatuhan. Salah satunya diunggah pada Sabtu, 29 Februari 2020 waktu setempat.

Video itu menunjukkan seorang pria berjaket hitam dan bermasker jatuh terduduk di tepi jalanan Teheran. Tidak ada yang berani mendekat membantunya.

© Dream
Iran News Wire@IranNW    

Feb 29, Enghelab Square, Tehran, #Iran
Eyewitness: a man collapsed on the street with a coughing fit and when we wanted to approach him he said he was sick and that we shouldn't come close.
- The video shows him being taken away by healthcare workers in hazmat suits. #COVID19

  231 Twitter Ads info and privacy

  239 people are talking about this    

Beberapa saat kemudian, petugas medis berpakaian khusus tiba dan menolong pria tersebut. Mereka membaringkan pria itu di tempat tidur lipat lalu membawanya ke dalam ambulans.

8 dari 8 halaman

Ambruk di Halte Bus

Video lain diunggah pada Minggu, 1 Maret 2020 waktu setempat memperlihatkan seorang pria ambruk di halte bus. Peristiwa ini terjadi di Teheran selatan.

© Dream
Iran News Wire@IranNW    

Southern Tehran, #Iran
Voice says a man infected with #COVID19 has collapsed at a bus station in southern Tehran and warns others not to get close to him.

  56 Twitter Ads info and privacy

  68 people are talking about this    

Pria itu sempat ditolong oleh seseorang. Sementara orang-orang lainnya tidak ada yang berani mendekat.

Selain itu, akun yang sama mencuitkan kembali unggahan pengguna Twitter @Borna__. Akun tersebut memajang video anak sekolah yang diduga terpapar corona.

© Dream
Borna Khiabani@Borna___    

???? ????? ?? ????? ????? ?? ??? ?????? ?? ?????? ???? ???? ?????? ?? ???????? ???? ??? ?? ?? ?? ????
????© Dream????© Dream

  390 Twitter Ads info and privacy

  282 people are talking about this    

Di video itu, terlihat seorang anak sempat menunduk di depan mobil warna putih, lalu terbaring sejenak di kap mesin. Beberapa saat kemudian, anak itu berjalan sempoyongan lalu terjatuh di depan mobil.

Iran menjadi negara keempat dengan kasus infeksi corona terparah di dunia. Virus ini tidak hanya menginfeksi masyarakat biasa namun juga para pejabat, salah satunya Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar.

Beri Komentar