Sujud Terakhir, Borahima Meninggal Saat Sholat Id

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 23 Agustus 2018 14:13
Sujud Terakhir, Borahima Meninggal Saat Sholat Id
"Kasian pada saat sujud terakhirnya".

Dream - Pelaksanaan sholat Idul Adha di lapangan Andi Marudani, Kampung Erasa, Kecamatan Labakkang, Pangkajene, Sulawesi Selatan diwarnai suasana duka, Rabu kemarin.

Dikutip dari laman Fajar.co.id, Borahima, salah seorang warga Kampung Moncong Bori, Kecamatan Labakkang menghembuskan nafas terakhirnya saat sedang melaksanakan ibadah sholat id di lapangan tersebut.

" Iya meninggal, kasian pada saat sujud terakhirnya," ungkap Arini yang merupakan kerabatnya.

Ia berharap kematian keluarganya itu saat melaksanakan sholat, senantiasa dalam keadaan khusnul khatimah. Amin.

(Sumber: Fajar.co.id)

 

1 dari 2 halaman

Meninggal dengan Tersenyum, Siapa Pemuda Kudus Ini?

Dream - Kita tidak pernah tahu akhir hidup seseorang. Hanya saja kita semua pasti berharap bisa mendapatkan akhir yang membahagiakan.

Kisah pemuda satu ini bisa menjadi contoh kecil tentang akhir kehidupan yang penuh kebahagiaan. Pemuda itu meninggal dengan bibir tersenyum. Fotonya pun tersebar di media sosial.

Meinggal Dengan Tersenyum© dream.co.id

Sosok pria itu diketahui bernama Haris Hilmawan Jundany Al Hafid. Ia dikenal sebagai seorang penghafal Quran.

Fotonya itu pertama kali diunggah oleh akun @reza.jannata di Instagram. Pemilik akun membubuhkan keterangan penyebab Haris meninggal karena meningitissakityang juga dialami almarhum Olga Syahputra

Berikut ini keterangan foto yang ditulis oleh Reza Jannata.

" Kembalinya jazad seorang Hafidz Qur'an kehadapan-Nya dengan Tersenyum...
Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia teman kami Ustadz Haris hilmawan jundany Al Hafidz. jam 11. di kudus.

Beliau Alumni Ma'had Aly Annuaimy Jakarta Selatan.

Menurut laporan beliau sakit sama sperti sakitnya Almarhum Olga Syahputra(meningitis).

Mohon doanya semoga Allah menerima amalnya dan mengampuni dosanya... Amin..," tulis Reza dalam keterangan foto. (ism) 

2 dari 2 halaman

Balita Ini Meninggal Usai Membaca Surat An-Naba Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Balita usia 3,5 tahun, Sarah Haya Nadaul Matin, meninggal dunia usai menyetor hapalan Surat An-Naba kepada ayah ibunya. Sebelumnya, Sarah mengalami kejang mendadak saat mengaji dengan orang tuanya.

Orang tua Sarah, Agus Jamaluddin dan Dhimasy segera membawanya ke rumah sakitDokter kemudian melakukan pemeriksaan dan menyatakan Sarah mengalami kerusakan selaput otak dan lambungnya mengalami pendarahan.

Balita Ini Meninggal Usai Membaca Surat An-Naba© MEN

Sarah sempat mengalami koma selama tiga hari. Saat tersadar, ia pun segera memanggil sang ibu dan mengucapkan beberapa ayat dalam surat An-Naba. Ia sanggup membaca sampai 12 ayat, sebelum kemudian menghembuskan napas terakhir.

Beri Komentar