Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Muslimah Uighur
Umat Muslim Uighur dituding melakukan sejumlah serangan di Tiongkok.
Dream - Otoritas Tiongkok mengklaim telah berhasil menggagalkan 181 rencana teror yang diduga dilakukan kelompok Islam di Xinjiang. Klaim tersebut disiarkan oleh lembaga penyiaran negara CCTV pada Rabu, 27 Mei 2015.
Dikutip dari alarabiya.net, Kamis, 28 Mei 2015, pemberitaan tersebut memuat narasi disertai gambar pasukan paramiliter tengah melakukan latihan. Selain itu, pemberitaan itu juga memuat gambar sejumlah alat perang seperti helikopter dan senjata anti-tank.
Tetapi pemberitaan tersebut tidak menyebut bagaimana alur teror yang dimaksud. Hanya disebutkan sebanyak 96 persen alur tersebut masih dalam tahap rencana dan sebanyak 112 orang telah menyerahkan diri.
Laporan tersebut juga tidak menyebut berapa jumlah orang yang ditangkap atau tewas di tangan polisi.
Otoritas Tiongkok juga menargetkan rekaman video dan audio tersebar secara merata untuk menyebutkan adanya indikasi ekstrimisme yang dilakukan kelompok Muslim Uighur. Hal ini diklaim menyusul meningkatnya perilaku konservatisme agama seperti memelihara jenggot dan memakai hijab.
Otoritas Tiongkok juga memperketat pengawasan di perbatasan dengan negara tetangga di Asia Tengah.
Tindakan keras ini dilakukan menyusul serangan bom di pasar Xinjiang dan beberapa serangan lain. Otoritas Tiongkok menuduh kelompok Muslim Uighur berada di balik serangan tersebut.
Saat ini, otoritas Tiongkok menyatakan Xinjiang tertutup bagi jurnalis asing. Informasi keamanan di wilayah ini begitu sulit dikumpulkan bahkan diverifikasi.