Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Korban Meninggal Dunia Akibat Tsunami Di Selat Sunda (Foto: Baznas)
Dream - Kepala Pusat Data dan Informasi Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga pukul 13.00 WIB, Minggu 23 Desember 2018, jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami di Selat Sunda lebih dari 168 orang.
" Total jumlah meninggal dunia 168 orang," ujar Sutopo dikutip dari laman Merdeka.com.
Selain itu, jumlah korban yang mengalami luka-luka sebanyak 745 orang dan 30 orang masih hilang.
Sutopo berujar, ratusan rumah dan hotel juga hancur akibat dihantam ombak tsunami yang datang pada malam hari itu. Kebanyakan korban merupakan para wisatawan yang tengah berlibur di kawasan pantai.
" Pendataan masih dilakukan. Kemungkinan data korban dan kerusakan akan bertambah.," ucap dia. (Ism)
Dream - Gelombang tsunami yang menyapu Pantai Anyer dan Lampung mengakibatkan 43 orang meninggal dunia dan 584 orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Salah satu korban adalah grup band Seventeen yang sedang tampil di atas panggung dalam acara gathering salah satu BUMN.
Dalam video yang beredar terlihat detik-detik band ini tersapu gelombang tsunami saat sedang tampil di Pantai Carita, Anyer semalam.
Pemain bass Seventeen, Bani dan Road Manager, Oki dilaporkan tewas. Istri vokalis Seventeen, Ifan juga dilaporkan hilang. Berikut video detik-detik sapuan tsunami saat band Seventeen sedang tampil:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya