Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Vidio Melaporkan Aksi Pembajakan Series Pertaruhan The Series Lewat Platform Telegram (Foto: Vidio.com)
Dream - Platform OTT lokal terbesar di Indonesia, Vidio, konsisten dalam aksinya memerangi aksi pembajakan di Tanah Air. Setelah melaporkan penyedia STB Welhome, Vidio kembali melaporkan sejumlah oknum atas tuduhan pencatutan konten secara ilegal melalui aplikasi pesan instan Telegram.
Laporan dilayangkan Vidio melalui tim kuasa hukum dari Kantor Pengacara Ginting & Associates kepada pihak Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2022 lalu.
Berdasarkan laporan pengaduan yang diajukan oleh Vidio diketahui bahwa konten yang mengalami pembajakan tersebut adalah sebuah Vidio Original Series yang berjudul, “ Pertaruhan The Series”.
Pengelola platform Vidio memperkirakan jumlah kerugian materil dan immateril akibat pembajakan konten Orginal Series ini mencapai Rp40 miliar. Konten hasil pembajakan ini diduga telah beredar luas di masyarakat selama dua bulan lebih, sejak “ Pertaruhan The Series” pertama kali tayang di Vidio pada Juni silam.
Aplikasi pesan instan, Telegram, seringkali digunakan sebagai kanal distribusi konten ilegal, oleh para oknum pembajak di Indonesia. Akibat tindakan tidak bertanggung jawab ini, para pelaku dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga 10 tahun dan denda sampai Rp4 miliar karena telah melanggar Pasal 113 ayat 4 UU Hak Cipta.

“ Upaya pembajakan atas sebuah produk kekayaan intelektual tidak hanya merugikan bagi Vidio sebagai platform OTT, namun juga bagi industri kreatif dan para pelaku-nya," ujar Gina Golda Pangaila selaku VP Legal, Business Risk, and Anti-Piracy Vidio dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Oktober 2022.
Menurut Gina, oknum pelaku pembajakan mengabaikan fakta bahwa sebuah upaya pembajakan memiliki dampak mati-nya industri kreatif Indonesia terutama para produsen konten lokal, secara perlahan.
" Dalam hal ini, Vidio berkomitmen untuk konsisten menciptakan ekosistem industri yang aman dan kondusif bagi para sineas di tanah air," ujarnya.
Dalam proses produksi sebuah Original Series, Vidio bekerjasama dengan para pelaku industri perfilman terbaik di Indonesia. Vidio meyakini bahwa karya cerita dan sumber daya adalah faktor utama dalam menghasilkan Original Series yang berkualitas tinggi dan digemari oleh para penonton.
Hingga saat ini, isu terbesar yang kerap dihadapi oleh Vidio sebagai pemilik dan pemegang lisensi dari setiap konten yang terdapat pada platform-nya, adalah pembajakan. Vidio berulang kali menemukan upaya-upaya pembajakan atas karya Original Series milik-nya, yang kemudian disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, di platform media sosial maupun aplikasi pesan instan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya