Heboh Anggota DPRD Bantul Sebut Pemakaman Jenazah Covid Seperti Mengubur Anjing

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 23 Februari 2021 13:13
Heboh Anggota DPRD Bantul Sebut Pemakaman Jenazah Covid Seperti Mengubur Anjing
Anggota DPRD Kabupaten Bantul Supriyono menyebut pemakaman dengan protokol Covid-19 diibaratkan seperti menguburkan anjing.

Dream - Seorang anggota DPRD Kabupaten Bantul dari Partai Bulan Bintang (PBB) Supriyono tengah jadi pergunjingan publik.

Itu setelah pernyataannya yang menyebut pemakaman dengan protokol Covid-19 diibaratkan seperti menguburkan anjing.

Video itu merupakan potongan dari video yang diunggah melalui Youtube pada 20 Februari 2021 lalu. Pernyataan itu disampaikan Supriyono dalam sebuah acara pernikahan dan menyebut Covid-19 adalah proyek.

Apa-apa di-Covid-kan. Operasi payudara, penyakit gula di-Covid-kan. Menguburkan mayatnya seperti mengubur anjing. Lha yang mengubur telah mendapatkan proyek," kata Supriyono.

 

1 dari 3 halaman

Video itu kontan membuat sejumlah relawan pemakaman Covid-19 menggeruduk kantor DPRD Bantul pada hari Senin, 22 Februari 2021 kemarin.

Bahkan, reaksi keras juga ditunjukkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam unggahan di akun media sosialnya, BPBD DIY melontarkan kecaman terhadap Supriyono.

Para relawan tersebut juga tampak membawa peti mati dan menyemprotkan disinfektan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pernyataan Supriyono yang dianggap sangat menyinggung dengan menuduh dapat proyek hingga samakan penguburan jenazah Covid-19 dengan penguburan anjing.

 

2 dari 3 halaman

Desak Minta Maaf

Ketua FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) Bantul Waljito mengatakan, relawan penanganan Covid-19 Bantul mendesak pimpinan DPRD Bantul segera memanggil Supriyono untuk melakukan klarifikasi dan mencabut pernyataan yang menyinggung para relawan bencana nonalam itu.

" Kedua, kita kasih kesempatan sekali dalam waktu satu kali 24 jam untuk meminta maaf secara terbuka melalui media massa, media sosial kepada teman-teman relawan yang saat ini sedang melakukan respons terkait dengan bencana Covid-19," katanya, dikutip dari makassarterkini.com, Selasa 23 Februari 2021.

Selain itu, pihaknya juga mendorong aparat kepolisian berwenang agar melakukan penyelidikan terkait hal ini, karena pernyataan wakil rakyat tersebut berpotensi membangkitkan amarah masyarakat.

" Terakhir, akan mendesak Polda, kalau memang ini terjadi delik hukum, Polda harus segera menyelidiki, karena melakukan penghasutan kepada masyarakat kontra terhadap penanganan Covid-19," katanya.

3 dari 3 halaman

Akan Dibawa dalam Rapat BKD

Wakil Ketua DPRD Bantul Subhan Nawawi mengatakan usaha menghubungi Supriyono telah dilakukan.

Namun, belum berhasil. Oleh karena itu, persoalan Supriyono nantinya akan dibawa dalam rapat Badan Kehormatan Dewan.

" Nanti dalam rapat tersebut, kami akan coba hadirkan Pak Supriyono. Kami akan lihat hasil klarifikasinya, baru bisa memutuskan. Kami sejatinya prihatin atas tindakan dan pernyataan beliau," kata Subhan, dikutip dari harianjoga.com, Selasa 23 Februari 2021.

 

Beri Komentar