Catat! Antibodi Covid-19 Baru Terbentuk 28 Hari Usai Vaksinasi Dosis Kedua

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 23 Februari 2021 11:01
Catat! Antibodi Covid-19 Baru Terbentuk 28 Hari Usai Vaksinasi Dosis Kedua
Tubuh membutuhkan waktu untuk membentuk imunitas.

Dream - Vaksinasi menjadi salah satu jalan untuk mengendalikan Covid-19 dan saat ini sedang digalakkan Pemerintah. Di masa-masa awal, Pemerintah menggunaan vaksin buatan Sinovac untuk memicu kekebalan tubuh.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan antibodi tidak bisa langsung terbentuk begitu tubuh disuntik dengan vaksin. Tubuh membutuhkan waktu agar imunitas baru dapat terbentuk secara optimal

" Imunitas baru yang akan terbentuk sebagai vaksinasi Covid-19 itu akan terbentuk setelah 28 hari penyuntikan dosis kedua," ujar Nadia, disiarkan channel YouTube Kementerian Kesehatan RI.

Vaksinasi harus dilakukan sebanyak dua kali penyuntikan. Menurut Nadia, suntikan pertama berfungsi sebagai pemicu respons kekebalan tubuh awal dan suntikan kedua menguatkan respons.

" Jadi memang membutuhkan waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi yang optimal dengan dua kali penyuntikan dan rentang waktu 28 hari," kata Nadia.

 

 

1 dari 4 halaman

Vaksin Dapat Mencegah Kejadian Berat

Nadia juga menjelaskan meskipun sudah divaksin, risiko tertular Covid-19 masih ada. Namun demikian, vaksin yang masuk ke dalam tubuh dapat mencegah terjadinya kondisi berat.

" Sehingga penyakit dapat kita hindari dan kalaupun kita harus sakit, sakitnya ini bukan sakit yang dengan gejala berat ataupun parah," kata Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengingatkan vaksin bukan cara utama menghilangkan pandemi. Protokol kesehatan tetap harus dijalankan untuk memutus penularan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

Vaksinasi Covid-19 Indonesia Diproyeksikan Capai Herd Immunity Maret 2022

Dream - Indonesia telah memulai vaksinasi nasional Covid-19 sejak 13 Januari 2021 dengan menyasar tenaga medis pada tahap pertama. Vaksinasi dilanjutkan dengan tahap ke dua mulai 17 Februari dengan sasaran lansia dan petugas layanan publik dan akan diteruskan ke masyarakat luas.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, memproyeksikan herd immunity atau kekebalan komunitas tercapai pada Maret 2022. Hal ini didasarkan perhitungan dari Pemerintah yaitu 15 bulan sejak vaksinasi dimulai.

" Mudah-mudahan apabila tidak ada aral melintang selama 15 bulan ke depan hitungan kita, Indonesia akan mencapai herd immunity pada bulan Maret tahun depan, Insyaallah, mudah-mudahan itu bisa kita sukseskan," kata Suharso dalam konferensi pers disiarkan channel YouTube Bappenas RI.

Menurut Suharso, perhitungan ini didasarkan pada beberapa aspek. Pertama yaitu mengenai jumlah vaksin yang tersedia.

" Setidak-tidaknya berdasarkan jumlah hitungan dari vaksin yang sudah confirm sekitar 428 juta lebih," kata Suharso.

3 dari 4 halaman

Percepat Vaksinasi

Jumlah vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 180 juta penduduk Indonesia. Masyarakat yang mendapatkan vaksin yaitu mulai usia 18 tahun ke atas.

Agar pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lebih cepat, Suharso mengatakan pihaknya menjalin koordinasi dengan para ahli. Mulai dari epidemiolog, imunolog, serta sejumlah pemangku kepentingan.

" Sehingga, dengan demikian kita bisa hammering. Jadi, hammering itu memalu ya, memukul dia (Covid-19) supaya turun laju pertambahan kasus (positif)," kata dia.

4 dari 4 halaman

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Meski demikian, Suharso tetap meminta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan setelah divaksin. Dengan begitu, upaya vaksinasi bisa diperkuat sehingga penularan Covid-19 bisa dihentikan.

" Jadi kita harus jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan kalau tidak perlu banget bisa kurangi mobilitas," kata Suharso.

Hari ini, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar vaksinasi Covid-19 untuk pegawai. Sebanyak 2.566 pegawai mendapatkan vaksin, sedangkan vaksinasi akan dilakukan bertahap.

" Batch pertama sudah ada 500 orang," kata Suharso.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar