Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting (YouTube/BNPB Indonesia)
Dream - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat terjadi penurunan okupansi rumah sakit di tujuh provinsi selama pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro 9-22 Februari 2021. Tingkat keterpakaian ICU kini berada di bawah 70 persen.
" Setelah PPKM Mikro tidak ada provinsi yang memiliki Bed Occupancy Ratio (BOR) di atas 70 persen," ujar Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting, dalam diskusi disiarkan BNPB Indonesia.
Penurunan yang terjadi cukup signifikan. Angkanya mencapai 50 persen " Di 7 provinsi yang melaksanakan PPKM skala mikro. Kemudian di 7 provinsi tersebut BOR-nya antara 50 sampai 60 persen," kata Alex.
Menurut Alex, masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di rumah mendapat pengawasan secara ketat selama PPKM Mikro. Mobilitas masyarakat juga berhasil ditekan sehingga mengurangi beban rumah sakit.
" Maka kunci dari pemutusan ini adalah bagaimana membatasi mobilitas dan itu terjadi dengan pengujian di tingkat desa oleh posko desa," kata Alex.
Secara aplikasi, Alex menjelaskan PPKM Mikro terkesan agar longgar jika dilihat dari skala makro. Indikatornya terlihat dari masih adanya mall yang buka.
Tetapi, kata Alex, dalam PPKM Mikro terdapat penguncian. Penguncian itu di level zonasinya.
" Jadi kalau dia zona merah, maka mobilitas pasti terbatas, aktivitas sama sekali dikurangi," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Indonesia telah memulai vaksinasi nasional Covid-19 sejak 13 Januari 2021 dengan menyasar tenaga medis pada tahap pertama. Vaksinasi dilanjutkan dengan tahap ke dua mulai 17 Februari dengan sasaran lansia dan petugas layanan publik dan akan diteruskan ke masyarakat luas.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, memproyeksikan herd immunity atau kekebalan komunitas tercapai pada Maret 2022. Hal ini didasarkan perhitungan dari Pemerintah yaitu 15 bulan sejak vaksinasi dimulai.
" Mudah-mudahan apabila tidak ada aral melintang selama 15 bulan ke depan hitungan kita, Indonesia akan mencapai herd immunity pada bulan Maret tahun depan, Insyaallah, mudah-mudahan itu bisa kita sukseskan," kata Suharso dalam konferensi pers disiarkan channel YouTube Bappenas RI.
Menurut Suharso, perhitungan ini didasarkan pada beberapa aspek. Pertama yaitu mengenai jumlah vaksin yang tersedia.
" Setidak-tidaknya berdasarkan jumlah hitungan dari vaksin yang sudah confirm sekitar 428 juta lebih," kata Suharso.
Jumlah vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 180 juta penduduk Indonesia. Masyarakat yang mendapatkan vaksin yaitu mulai usia 18 tahun ke atas.
Agar pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lebih cepat, Suharso mengatakan pihaknya menjalin koordinasi dengan para ahli. Mulai dari epidemiolog, imunolog, serta sejumlah pemangku kepentingan.
" Sehingga, dengan demikian kita bisa hammering. Jadi, hammering itu memalu ya, memukul dia (Covid-19) supaya turun laju pertambahan kasus (positif)," kata dia.
Meski demikian, Suharso tetap meminta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan setelah divaksin. Dengan begitu, upaya vaksinasi bisa diperkuat sehingga penularan Covid-19 bisa dihentikan.
" Jadi kita harus jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan, dan kalau tidak perlu banget bisa kurangi mobilitas," kata Suharso.
Hari ini, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar vaksinasi Covid-19 untuk pegawai. Sebanyak 2.566 pegawai mendapatkan vaksin, sedangkan vaksinasi akan dilakukan bertahap.
" Batch pertama sudah ada 500 orang," kata Suharso.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya