Viral Penjelasan Keliru Admin Twitter BPJS Kesehatan

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 2 Juni 2019 10:40
Viral Penjelasan Keliru Admin Twitter BPJS Kesehatan
Peserta meninggal datang mengurus sendiri?

Dream - Pengguna Twitter, Dini R Djojodipuro @dheecious, bertanya ke admin BPJS Kesehatan RI.

" Serumit itukah hapus BPJS anggota keluarga yang sudah meninggal? Pakai surat keterangan meninggal dari RS, RT, RW, apa belum cukup? Padahal urus KK saja nggak langsung jadi @BPJSKesehatanRI," tulis dia.

Tapi, pertanyaan itu sempat mendapat jawaban mengejutkan. Admin @BPJSKesehatanRI, menjawab, " Mohon maaf untuk proses penonaktifan peserta meninggal dunia peserta memang wajib datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan."

Jawaban yang belakangan telah dihapus ini, menjadi viral. Sebab, kalimat `peserta meninggal dunia ... wajib datang` terasa janggal.

Beberapa warganet merespon jawaban itu dengan kunjungan pocong ke BPJS Kesehatan.

" Mau ke BPJS dulu, klaim semua BPJS Kematian," tulis @sceneury.

 

1 dari 1 halaman

Klarifikasi

Tangkapan layar itu diunggah ulang akun @yaspayelunggam1.

" Hello @BPJSKesehatanRI ini ada tuitan admin yang tidak masuk akal, kalau disimak dengan teliti arti orang meninggal diminta datang ke BPJS pertanyaan emang bisa orang yang sudah meninggal mengurus penonaktifan BPJS," ujar dia.

Admin BPJS Kesehatan RI mengklarifikasi cuitan yang sudah dihapus sebelumnya. Admin tersebut, mengatakan pelaporan penonaktifan peserta yang sudah meninggal dilakukan dengan syarat.

" Kartu keluarga, KTP dan kartu JKN/JKS almarhum atau almarhumah, bukti bayar terakhir, surat keterangan kematian," tulis admin.

 

Beri Komentar