Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bandar narkoba Meksiko, Joaquin Guzman mengeluhkan kondisinya selama berada di ruang isolasi penjara.
Selain mengalami halusinasi dan kepikunan, pria berjuluk El Chapo itu mengaku akan 'gila' karena waktu berhubungan intim dengan istri dipotong durasinya.
Hal itu diungkapkan pengacaranya, Jose Refugio Rodríguez kepada LA Times.
" Dia tidak tahu kapan siang dan kapan malam," kata Rodriguez, yang telah mengajukan beberapa permohonan untuk menghentikan ekstradisi segera Guzman ke Amerika Serikat. " Dia tinggal dalam penderitaan yang berkepanjangan."
Rodriguez mengatakan Guzman mengirimnya pesan 'putus asa' bahwa ia melihat sesuatu dan merasa dia akan mati.
Istri gembong narkoba dari wilayah Sinaloa ini, Emma Coronel, minggu ini mengajukan keluhan terhadap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Coronel mengatakan suaminya, yang ditahan dalam isolasi, mungkin akan mati atau menjadi 'gila'.
© Dream
Dia juga mengatakan pihak berwenang telah bertindak terlalu jauh dengan memotong waktu bercinta mingguan yang diberikan kepada Guzman yang semula empat jam menjadi dua jam.
Menurut sebuah laporan yang dirilis Rabu kemarin, Guzman - yang lolos dua kali dari penjara Meksiko - mengatakan kepada dokter bahwa penjaga menerapkan 'penyiksaan psikologis' padanya.
Dia melaporkan lampu di selnya dinyalakan terus menerus selama 24 jam, dan penjaga membangunkannya setiap empat jam agar dia terlihat di depan kamera pengawas.
" Mereka tidak mau membiarkan saya tidur," katanya.
© Dream
Pihak berwenang menyangkal hak-hak Guzman telah dilanggar. Mereka mengatakan berbagai keluhannya itu hanyalah tipu muslihat untuk memperlambat ekstradisinya ke AS.
Kepala keamanan nasional Renato Sales Heredia mengatakan kepada stasiun radio lokal bahwa Guzman telah dikunjungi oleh 35 kerabat sejak ia dipindahkan ke penjara di Juarez.
" Yang benar adalah dia belum mengalami penyiksaan atau tindakan yang merendahkan martabat atau tidak manusiawi," kata Sales.
© Dream
Guzman melarikan diri dari penjara pada 2001 dengan naik lori cucian dan ditangkap kembali pada bulan Februari 2014. Pada Juli 2015, ia melarikan diri lagi melalui sebuah terowongan di selnya di penjara Altiplano dekat Mexico City sebelum ditangkap kembali pada 8 Januari 2016.
Dia menghadapi ekstradisi ke Brooklyn, dan akan diadili di pengadilan federal sehubungan dengan 12 kasus pembunuhan.
Dalam laporan dokter, Guzman mengatakan kondisi psikologisnya lebih buruk daripada kekerasan fisik yang diterimanya.
" Mereka belum pernah memukuli saya, tapi saya lebih suka itu," katanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya