5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Calon Jemaah Haji Asal Jambi Hendak Berangkat Melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. (Sumber: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Dream - Jemaah haji Indonesia terus menyesaki Masjidil Haram. Mereka tiba di Mekah sejak 17 Agustus. Mereka terus berdatangan. Jumlah jemaah haji asal Indonesia di terlihat mendominasi Masjidil Haram.
Dikutip Dream dari laman kemenag.go.id, Jumat 26 Agustus 2016, jemaah haji asal Indonesia dapat dilihat dari seragam dan syal beraneka warna. Selain ciri fisik itu, jemaah haji asal indonesia juga bisa ditemukan saat berzikir dan bersalawat.
Sebab sejak dahulu, jemaah Indonesia dikenal dengan lantunan doa, zikir, dan salawat yang disenandungkan dengan suara lantang. Biasanya untaian doa-doa itu disampaikan usai menjalani ibadah sa'i.
Tim Media Center Haji yang menyaksikan langsung para jemaah haji itu takjub. Sebab, para jemaah yang datang tampak kompak berdoa.
© Dream
Suara salawat yang mereka lantunkan, tulis laman Kementerian Agama itu, bahkan seolah terasa 'menggetarkan' seisi Masjidil Haram. Mereka tak berhenti, saat hendak mendaki bukit Marwan dan Safa meneruskan doa-doa pun masih terucap lantang diikuti gerakan mengangkat tangan.
" Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyiii wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Laa ilaaha illallaahu wahdah, anjaza wa'dahu manashara 'abdahu wa hazamal ahzaaba wahdah," pekik para jemaah.
Hingga Kamis, 25 Agustus 2016, sepertiga lebih jemaah Indonesia telah berada di Arab Saudi. Dari data Sistem Komputerisasi dan Informasi Haji Terpadu (Siskohat) sebanyak 59.248 orang jemaah haji Indonesia sudah berada di kota Mekah.
Dari jumlah itu, sebanyak 48.557 orang merupakan jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang datang dari Madinah. Sedangkan 10.691 lainnya adalah jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang kedua dari Tanah Air menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA) Jeddah lalu ke Mekah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?