AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Dream - Beredarnya kabar bohong atau hoaks menjadi fenomena yang meresahkan masyarakat. Banyak pihak jadi korban atas tersebarnya kabar bohong, sementara si pembuat dan penyebarnya merasa tenang-tenang saja.
Kabar bohong sebenarnya ada sejak lama. Bahkan ketika peradaban kuno, kabar bohong sudah jadi masalah.
Alquran juga merekam kejadian tentang kehancuran penyebar kabar bohong. Salah satunya tercantum dalam Surat Al Ahzab ayat 69.
" Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah."
Ayat ini mengisahkan kebiasaan Bani Israil mandi bersama-sama dalam keadaan telanjang. Mereka mengajak Nabi Musa AS bergabung, namun ditolak.
Nabi Musa lebih suka mandi sendiri karena malu jika sampai kulit tubuhnya terlihat. Sayangnya, Bani Israil malah membuat kabar miring dengan menyebut Nabi Musa menderita penyakit kulit.
Kabar bohong ini menyebar luas, sampai membuat Nabi Musa malu. Allah SWT kemudian membongkar siapa yang menyebarkan berita bohong itu lewat sebuah peristiwa.
Suatu hari, Nabi Musa hendak mandi. Nabi Musa melepas pakaiannya dan meletakkannya di atas batu. Tanpa disadari, batu itu lari membawa kabur pakaian Nabi Musa melewati kerumunan Bani Israil.
Nabi Musa pun mengejar batu itu. Sehingga banyak orang menyaksikan tidak ada penyakit di kulit di tubuh Nabi Musa.
Kisah lain yaitu Qarun membuat sandiwara untuk menjatuhkan kehormatan Nabi Musa. Dia menyewa seorang wanita tuna susila dan memintanya mengaku diperkosa Nabi Musa.
Nama Nabi Musa tercemar. Allah pun membalas perbuatan Qarun dengan menenggelamkan tubuh serta hartanya.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli