Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bernarda Gallardo (BBC)
Dream - Bernarda Gallardo, wanita asal Chili, punya kebiasaan aneh yaitu mengadopsi mayat bayi dan memberinya nama. Tidak hanya itu, Bernarda juga memberikan pemakaman yang layak untuk mereka.
Kebiasaan itu dilakukan Bernarda setelah dia membaca berita utama di koran lokal 12 tahun yang lalu.
"Mereka membunuh dan membuang bayi yang baru lahir itu di tempat pembuangan sampah," kenangnya dikutip Dream dari BCC, Minggu 2 Mei 2015.
Mayat bayi perempuan itu kemudian ditemukan pada 4 April 2003 dalam keadaan terbungkus kantong sampah plastik.
Merasa iba dengan keadaan bayi tersebut, Bernarda memutuskan untuk memberinya pemakaman yang layak. Setelah memakamkan bayi yang diberinya nama Aurora itu, Bernarda merasa ada ikatan dengan bayi tersebut.
Sejak itu, Bernarda mempunyai ide untuk mengadopsi bayi-bayi yang mati terlantar dan memberinya pemakaman yang layak.
"Saya ingin mengajak orang-orang untuk berpikir. Mengapa mereka harus menelantarkan bayi-bayi hingga mati begitu saja. Padahal, ada keluarga yang siap menerima dan mengadopsi bayi-bayi yang tidak diharapkan itu," katanya.
Bernarda menyadari bahwa tidak semua ibu menginginkan punya bayi.
"Mereka adalah remaja, bahkan bisa dibilang masih anak-anak, yang menjadi korban perkosaan."
Bernarda mengatakan alasan lainnya adalah kemiskinan. Banyak ibu yang menelantarkan bayinya karena tidak mampu merawat dan memberinya makan.
Sulit untuk memperkirakan berapa banyak bayi yang dibuang di Chili. Statistik resmi menunjukkan bahwa sekitar 10 mayat bayi ditemukan setiap tahun, tetapi angka yang sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.
Keinginan Gallardo untuk mengadopsi mayat bayi di Puerto Montt juga tidak bisa dibilang gampang. Bernarda harus melalui proses yang panjang dan penuh birokrasi.
Namun tekad Bernarda untuk mengadopsi mayat bayi tidak surut. Hingga kini, Bernarda sudah mengadopsi dan memakamkan tiga mayat bayi lainnya, yaitu Manuel, Victor, dan Cristobal.
Saat ini dia tengah dalam proses mengadopsi mayat bayi yang diberinya nama Margarita.
"Saya hanya ingin mengangkat martabat mereka sebagai manusia dan memiliki tempat beristirahat yang layak dan penuh damai," tutup Bernarda. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia