6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
TIktok @kkn.31.wanakerta.
Dream - Masih banyak yang beranggapan kalau merundung atau bullying adalah hal sepele dan hanya candaan. Tak akan berdampak besar dan sekadar iseng saja, apalagi jika dilakukan pada anak-anak.
Faktanya justru berbanding terbalik, karena malah bisa menimbulkan trauma mendalam dan jangka panjang. Tengok saja curhatan para anak-anak Sekolah Dasar di Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut yang diunggah di akun TIktok @kkn.31.wanakerta.
Mereka menuliskan pengalaman mereka menjadi korban bullying di secarik kertas tanpa nama atau anonim. Dalam unggahan tertulis “ KKN lagi bacain pengalaman bullying anak SD”.
Ada yang menulis “ Aku pernah diejek katanya ibuku punya banyak utang, ratus-ratus, itu membuat sakit hati. Lalu ada juga yang menulis “ diejek keluarga dan dikucilin keluarga”.
Pada kertas lainnya tertulis “ disebut gendut dan gak punya otak”, lalu “ aku pernah diejek gendut sampai takut ke sekolah”. Serta masih banyak curhatan lainnya yang bikin sedih saat membacanya.
Melihat curhatan anak SD tersebut para warganet pun ikut berkomentar. Banyak yang ikut sedih karena anak sekecil mereka sudah mendapat komentar yang buruk.
" stop bullying🥹! sakit hati bgt bacanya," komentar @mirah
" Aku Korban bully jaman SD Dan SMA sumpah gak mau ketemu teman SD atau ke lingkungan SMA.. 😭😭😭," ungkap @Pink Chocolate
" Alumni korban bullying SD , Traumanya sampe sekarang .. 💔," komentar @el anjani
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
