Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jessica Rhodes (BBC.co.uk)
Dream - Pengalaman satu hari memakai hijab membawa seorang wanita Inggris berusia 21 tahun mulai belajar Islam. Bahkan akhirnya memeluk agama yang populasinya di dunia ini 1,6 miliar.
Jessica Rhodes asal Norwich awalnya hanya iseng. Dia ikut ambil bagian dalam Hari Hijab Sedunia, 1 Februari 2013. Dia menantang dirinya sendiri akan mengenakan hijab selama satu bulan.
Hari Hijab Sedunia merupakan acara tahunan yang digagas untuk menghapus kesalahpahaman yang menyebut hijab adalah simbol penindasan perempuan dalam Islam. Dan Jessica Rhodes adalah wanita non-muslim kesekian yang berpartisipasi dalam acara tersebut.
Setelah berpakaian ala muslim, Jessica mengatakan dia tidak bisa membayangkan jika pergi keluar rumah tanpa mengenakan hijab. Pengalaman tersebut membuat Jessica mulai belajar lebih banyak tentang Islam.
" Saya mulai membaca Alquran dan kata-kata di dalamnya tampak logis dan jelas," ujarnya. Untuk mendalami agama barunya itu, Jessica melakukan riset terhadap Islam secara menyeluruh. Hingga dia menemukan bahwa agama tersebut bisa memberikan jawaban yang selama ini dia cari.
Saat memutuskan memeluk Islam, Jessica mendapat berbagai macam reaksi.
Pertama, orang tuanya tidak senang tapi mereka menerima keputusannya. Sementara saudara ipar dan mertuanya sangat mendukung keputusan Jessica.
Kedua, teman-teman Jessica punya berbagai macam reaksi. Ada yang mendukung keputusan Jessica, ada yang tidak setuju, bahkan ada tak mau lagi berteman dengan Jessica karena keputusannya itu.
Mualaf muda asal Inggris ini mengatakan banyak orang terlahir sebagai muslim gagal menjangkau para mualaf seperti dirinya. Para mualaf itu kadang bingung harus bertanya ke mana.
" Meski mendapat dukungan, tapi tidak banyak yang datang ke saya dan mengajari Islam," keluh Jessica. " Saya yang harus selalu bertanya kepada mereka."
Hal lain yang membuat Jessica bingung adalah kesalahpahaman dalam penafsiran Alquran yang berbeda bisa menimbulkan pertentangan nyata. Jessica menganggap sebagian umat Islam memiliki cara berpikir sempit soal penafsiran Alquran yang berbeda.
(Sumber: Onislam.net)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya