Indonesia Mau Bujuk UEA Beri Tambahan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 19 September 2020 16:15
Indonesia Mau Bujuk UEA Beri Tambahan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Pemerintah kini tengah mengupayakan tambahan 10 juta dosis lagi.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, tengah berusaha meminta tambahan 10 juta dosis Vaksin Covid-19 dari Uni Emirat Arab (UEA). Sebelumnya Indonesia dipastikan akan mendapat jatah 20 juta dosis vaksin Covid-19 dari negeri Arab itu.

" Kalau yang 20 juta dosis itu sudah dapat ya, enggak ada masalah. Kita ingin tambah lagi, jadi kita ingin kalau boleh tambah 10 juta lagi," ujar Luhut, dikutip dari Liputan6.com.

Luhut mengatakan permintaan tersebut disampaikan ke pemerintah UEA karena komunikasi antara dua negara berjalan sangat baik. Dia pun mengaku sudah melaporkan rencana tambahan dosis vaksin itu kepada Presiden Joko Widodo.

 

1 dari 3 halaman

Bisa Saja Dikabulkan

Disinggung peluang permintaan tambahan dosis tersebut, Luhut yakin pemerintah UEA akan memenuhinya krena Presiden Jokowi merupakan sahabat dekat Putra Mahkota Abu Dhabi, Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Namun demikian, Luhut akan tetap melakukan lobi agar permintaan 10 juta dosis tambahan tersebut benar-benar bisa dikabulkan.

" Mungkin nanti Presiden bisa saja bertelepon dengan Mohammed bin Zayed, itu teman beliau. Tapi saya mau coba dulu kalau dengan level kami bisa tambah lagi 10 juta dosis, jadi total 30 juta, saya kira sudah cukup," ucap dia.

 

2 dari 3 halaman

Petugas Medis Jadi Prioritas

Selanjutnya, Luhut mengatakan petugas kesehatan akan menjadi penerima pertama vaksin tersebut. Ini mengingat mereka menjadi barisan terdepan dalam penanganan Covid-19.

Selain itu, Jawa dan Bali menjadi wilayah prioritas dalam penyaluran vaksin pada tahan awal. Diprediksi vaksin mulai disebarkan awal Desember 2020.

" Jangan sampai ada lagi dokter kita atau perawat kita yang kena dan jadi korban Covid-19 ini. Itu prioritas kita, baru setelah itu lebih luas lagi. Lalu (daerah) yang paling pertama Jawa-Bali, kenapa Jawa-Bali? Memang sumber Covid-19 ini paling banyak di daerah ini sekarang," ucap dia.

 

3 dari 3 halaman

Berharap 100 Juta Penduduk Tervaksinasi Awal 2021

Lebih lanjut, Luhut berharap TNI dan Polri bisa menyiapkan injeksi vaksin kepada petugas kesehatan. Dia mengatakan target pada Januari 2021 ada 100 juta penduduk yang disuntik vaksin.

" Kalau (masa kritis) terlampaui, sampai Januari nanti sudah hampir 100 juta yang diinjeksi saya kira mungkin akan mulai terkendali. Itu target kita, karena tahun depan kita akan dapat 270 juta lebih (dosis vaksin). Mungkin saya kira akan lebih dari itu," kata Luhut.

Sumber: Liputan6.com/Nila Chrisna Yulika.

Beri Komentar