Gereja Bedog, Sleman, Yogyakarta (Foto: Merdeka)
Dream - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi, menyesalkan penyerangan di Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta, saat misa pagi pada Minggu, 11 Februari 2018. Penyerangan tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai dari ajaran agama yang luhur.
" Apa pun motifnya tindakan tersebut patut dikutuk dan tidak bisa ditoleransi," ucap Zainut, dalam keterangan tertulis diterima Dream, Senin 12 Februari 2018.
MUI meminta aparat kepolisian bertindak cepat mengusut tuntas motif pelaku. Selain itu, polisi diminta untuk segera memberikan keterangan kepada masyarakat agar tidak timbul fitnah dan prasangka buruk.
Zainut mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi dengan tidak menyebarkan opini, isu, dan berita hoax. " Yang justru dapat membuat gaduh dan mengganggu keamanan nasional."
MUI menyampaikan simpati yang mendalam atas beberapa korban dari serangan tersebut. " Semoga diberikan kesabaran dan kesembuhan seperti sedia kala," ucap dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global