Tejaram Sankhla (kiri) Dan Ram Chandra (kanan, Pakai Kaos Biru). (Foto: India Times)
Dream – Seorang ayah bisa saja duduk manis di rumah ketika anaknya sukses dalam karier. Dia bisa “ memanen” hasil didikan kepada anaknya yang telah diberikan selama bertahun-tahun.
Tapi, kejadian ini tidak berlaku bagi seorang ayah bernama Tejaram Sankhla.
Dia memilih untuk bekerja sebagai seorang buruh saat anaknya bekerja di salah satu raksasa teknologi, Google.
Dilansir dari India Times, Senin 26 Desember 2016, sang ayah itu bernama Tejaram Sankhla. Tejaram lebih memilih untuk bekerja sebagai kuli angkut meskipun sang anak, Ram Chandra, menjadi seorang software engineer di Google, Amerika Serikat.
Padahal, upah yang diterima pria yang tinggal di Rajashtan, India, ini hanya sebesar 100-400 rupee (Rp19 ribu-Rp79 ribu) per hari.
© Dream
Ram memang pernah membujuk sang ayah supaya berhenti bekerja dan santai di rumah. Tapi, bujukan anak lelakinya tidak berhasil meluluhkan hati Tejaram.
Sekadar informasi, Ram mempelajari bahasa Inggris dari alih bahasa Inggris film. Setelah mendapatkan skor 70 persen di kelas 12, ayahnya mengambil pinjaman untuk menyekolahkan Ram di IIT-JEE coaching class di Kota, India.
Saat Ram menjejakkan kaki di Google, ayahnya masih memiliki utang 350 ribu rupee atau Rp69,38 juta kepada banyak orang. Setelah bekerja di Google, anaknya membayar semua utang Tejaram, memperbaiki rumahnya, dan membeli lahan pertanian di kampung halamannya.
Tapi, ada satu yang tetap tidak bisa dilakukan Ram: meminta ayahnya untuk berhenti bekerja!
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global