Kemenag meminta pihak maskapai Garuda Indonesia maupun Saudia Airlines untuk bersikap lebih kooperatif dan informatif untuk kenyamanan jemaah haji Indonesia.
Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumira menuturkan bahwa, tuntutan kepada pemerintah diberikan lantaran 93 persen saham PT Rumah Sakit Haji Jakarta dimiliki oleh Kemenag.