Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Botu Liyodu (Kiri) Dan Pantai Lahillote (Kanan) (Sumber: Www.wisatalokaleksotis.com)
Dream - Tak bisa dipungkiri lagi, Indonesia memiliki banyak pantai dengan panorama indah. Salah satu yang patut Anda kunjungi adalah Pantai Lahilote atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pantai Pohe.
Pantai Lahilote terletak di Kelurahan Pohe, Kecamatan Kota Selatan. Jaraknya kurang lebih 6 km dari pusat kota Gorontalo. Panorama pantai ini sungguh menawan. Anda akan menemukan sebuah batu berbentuk telapak kaki yang dikenal sebagai Botu Liyodu Lei Lahilote.
Kata botu artinya 'batu' dan liyodu berarti tapak kaki'. Jadi Batu Liyodu adalah 'batu berbentuk tapak kaki'.
Menariknya, konon batu tersebut merupakan telapak kaki seorang pengelana bernama Lahilote. Keberadaan batu tersebut tak terlepas dari kisah legenda Lahilote yang terkenal di masyarakat setempat.
Diceritakan, Lahilote pernah jatuh cinta pada bidadari cantik dari kayangan bernama Boyilode Hulawa.
Dengan akal bulusnya untuk bisa menikahi bidadari tersebut, Lahilote mencuri sayap sang bidadari yang berbentuk selendang. Beragam bujuk rayu terlontar dari mulutnya. Hingga akhirnya Boyilode dipersunting oleh Lahilote.
Hingga suatu hari, ketika Lahilote mencari rotan di hutan, istrinya tidak sengaja menemukan selendang yang dicuri oleh Lahilote di dalam bambu.
Dengan perasaan senang bercampur kecewa, Boyilode Hulawa kembali ke kayangan. Dibantu sebatang rotan, Lahilote melontarkan dirinya ke kayangan menyusul sang bidadari.
Lahilote pun bisa menemukan istrinya dan tinggal bersama untuk beberapa saat. Malang bagi Lahilote. rambutnya mulai beruban.
Undang-undang negeri kayangan mengharuskan Lahilote kembali ke bumi karena ini bukan tempat buat manusia yang mengalami penuaan.
Kemudian ia turun ke bumi dengan menggunakan tali yang dirajut dari ubannya. Namun, nasib malang pun menimpanya. Tali yang digunakannya putus dan ia pun jatuh ke bumi dalam posisi berdiri. Kaki kanannya jatuh di Pantai Pohe, sedangkan kaki kirinya jatuh di Pelabuhan Kwandang.
Meski hanya legenda yang jauh dari nilai logis, cerita tentang Lahilote ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Kebanyakan turis datang ke Pantai Lahilote karena penasaran ingin melihat langsung batu berbentuk tapak kaki yang ada di sana. Selain juga karena ingin menikmati panoramanya yang menawan.
(Sumber: Situs Kemenpar RI, Indonesia.travel)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa