Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hujan Es Batu Bentuknya Mirip Virus Corona. (Foto: Twitter/Pixabay)
Dream - Hujan es batu dengan tonjolan-tonjolan mirip duri yang terjadi baru-baru ini membuat gempar warga Montemorelos di Meksiko.
Warga setempat yang membagikan gambar tersebut ke media sosial menyebut bentuk aneh hujan es batu itu mirip virus corona.

Partikel virus corona pada manusia biasanya digambarkan berbentuk bulat dan memiliki tonjolan-tonjolan mirip duri.
Sebagian netizen di Meksiko percaya hujan es batu berbentuk mirip virus corona ini merupakan peringatan dari Tuhan.
" Kemarin turun hujan es batu berbentuk corona, Tuhan mengirimkannya ke rumah kami untuk mengingatkan agar tetap tinggal di rumah," kata netizen bernama Darlene tersebut.
Netizen lainnya sependapat dengan komentar Darlene. Dia mengatakan bahwa hujan es batu berbentuk virus corona itu mungkin peringatan Tuhan.
" Apakah ini pesan dari sang pencipta kita?" tulisnya.
Sementara itu, menurut ahli meterologi dan konsultan dari Organisasi Meteorologi Dunia, Jose Miguel Vinas, bentuk es batu yang aneh itu sebenarnya fenomena alam biasa yang sering terjadi saat ada badai besar.
" Di dalam badai, es batu akan mulai terbentuk sebagai bola kecil dan kemudian bertambah besar dengan lapisan es di atasnya.
" Selama badai yang sangat kuat, ketika es batu sudah cukup besar dan bertabrakan satu sama lain, banyak dari mereka yang menyatu, saling menghancurkan atau menumbuk satu sama lain, hingga membentuk tonjolan-tonjolan pada permukaannya.
" Jadi yang jatuh itu adalah kepingan es yang tergencet, akibat pukulan keras atau peleburan berbagai ukuran batu es, sehingga menghasilkan bentuk mirip duri," jelas Vinas.
Sumber: Mirror Online
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya