5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Dream - Penemuan danau raksasa di wilayah Gafsa menghebohkan warga Tunisia. Danau misterius di tengah gurun itu bak pantai di negeri yang selalu dilanda kekeringan tersebut.
Dilansir dari laman The Independent, Minggu 3 Juli 2014, otoritas setempat menyebut danau ini memiliki luas lebih dari satu hektare. Kedalamannya diperkirakan mencapai 10 hingga 18 meter dengan volume air satu juta meter kubik.
Belum ada penjelasan resmi bagaimana danau misterius yang dijuluki Pantai Gafsar itu muncul. Namun para ahli meyakini danau itu muncul karena aktivitas kegempaan, yang menyebabkan air tanah naik ke permukaan. Namun beberapa ahli menolak teori ini.
Pihak berwenang telah memperingatkan bahaya mandi di danau dadakan yang berair hijau keruh ini. Namun, rupanya warga Tunisia tak mampu melawan suhu 40 derajat Celcius yang memanggang mereka. Sehingga warga berbondong mandi dan bermain di danau misterius ini.
Sejak kemunculan danau itu, setidaknya sudah ada enam ratus warga Tunisia mengunjungi tempat itu. Mereka mandi dengan riang, berenang, mendayung, dan terjun dari bebatuan di atas danai.
" Beberapa di antara mereka menyebut ini keajaiban, sementara lainnya menuyebut ini kutukan," kata seorang jurnalis yang berkunjung ke danau ini, Lakhdar Souid, dikutip France 24.
Tak ada papan larangan mandi yang terpasang. Kantor Keamanan Publik Gafsa hanya memberi peringatan saja kepada warga akan air danau yang mungkin terkontaminasi atau mengandung bahan radioaktif.
" Danau ini terletak di daerah yang kaya kandungan fosfat, yang meningggalkan residu yang kadang-kadang bisa bersifat radioaktif," tulis Souid pada Tunisia Daily.
" Sehingga ada risiko nyata air terkontaminasi atau karsinogenik. Dalam beberapa hari pertama airnya sangat jernih, berwarna biru pirus. Sekarang hijau dan penuh ganggang."
" Ini artinya airnya tidak berganti dan kondusif untuk penyakit," tambah Souid.
Gafsa yang terletak di wilayah tengah Tunisia memang menjadi pusat penambangan fosfat, yang pertama kali ditemukan pada 1886.
Tunisia adalah eksportir bahan kimia terbesar ke lima di dunia, yang digunakan dalam pertanian dan industri. Dan Gafsa adalah salah satu tambang fosfat terbesar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?