Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Beberapa bulan belakangan aksi teror terjadi di sejumlah negara seperti di Switzerland, Belgia, Jerman, Turki. Beberapa aksi tersebut menelan korban yang tidak sedikit.
Aksi tersebut sangat merugikan Islam. Ini lantaran para pelaku yang banyak diketahui bernama Arab kemudian dikaitkan dengan ajaran Islam.
Terkait tudingan ini, Direktur Rabitah Alam Islami Cabang Indonesia Syekh Fahd Muhammad Sanad Al Harbi menyebut perbuatan teror itu murni karena orang-orang sesat. Aksi mereka muncul dilatarbelakangi paham radikal.
" Radikalisme berawal dari pemikiran sesat, yang mengkafirkan keluarga dan kawan. Radikalisme menjadi awal perbuatan teror," kata Fahd di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.
Selain teror, isu sektarian dalam Islam juga kerap memunculkan masalah. Sebab, kata Fahd, isu ini melahirkan sikap merasa paling benar dan menganggap yang lain salah.
" Islam itu sejatinya satu. Tetapi, kini dalam rumah yang satu itu muncul banyak sekte. Sikap yang paling benar dalam sekte yang dipercayai akan menimbulkan peperangan," ujar dia.
Untuk itu, kata dia, dalam Konferensi Internasional Ulama se-Duni yang akan digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), 29 Juli hingga 1 Agustus 2016 mendatang, ulama diminta memahami potensi yang memunculkan dan mengarahkan umat Islam pada terorisme, radikalisme, dan sektarianisme. Ulama diharapkan dapat memerangi tiga potensi yang memecah belah umat Islam tersebut.
" Banyak masyarakat yang fobia dengan Islam. Padahal Islam agama damai dan agama rahmat dan bukan agama kekerasan. Sudah banyak masalah dalam dunia Islam, sudah saatnya kita semua keluar dari berbagai masalah tersebut," ujar dia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini