Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bank syariah di Indonesia harus bekerja keras mengefisensi bisnisnya. Jika tidak, bisnis mereka akan tergilas oleh pesaingnya yang lebih pandai mencari untung dengan modal kecil.
Mengutip laman Zawya, Jumat, 23 Oktober 2015, tidak ada satupun bank syariah di Tanah Air yang lolos dalam 15 peringkat bank syariah paling efisien di dunia.
Dari 15 bank syariah dunia, peringkat teratas dihuni oleh dua bank asal Qatar. Negeri petrodollar ini sendiri menyumbangkan empat nama.
Sementara, negeri jiran Malaysia berhasil memasukan empat bank syariah. Disusul dua bank asal Bangladesh dan Uni Emirate Arab, dan masing-masing satu bank dari Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania.
" Dengan model bisnisnya, bank syariah mampu untuk menekan biaya rendah karena mereka tak bermain di pasar keuangan yang fluktuatif," ungkap Vice Chairman dan Chief Executive Middle East Global Advisor, Sayd Farook.
Menurut Sayd, rasio biaya terhadap pendapatan membantu bank tetap berjalan sesuai jalurnya dalam hal kinerja keuangan. Biasanya hal ini dilakukan dengan menyesuaikan biaya operasi dan fokus pada upaya menghasilkan pendapatan di saat industri tengah melambat.
Berikut adalah daftar 15 bank syariah paling efisien di dunia:
1. Masrf Al Ryan, Qatar, (20,6%)
2. QIIB, Qatar (24,47%)
3. Bank Kerjasama Rakyat, Malaysia (25,43%)
4. Qatar Islamic Bank, Qatar (31,78%)
5.Public Bank Islamic Berhad, Malaysia (
6. Al Rajhi Bank, Arab Saudi (33,12%)
7. Ahli United Bank, Kuwait (33,2%)
8. Al Irfa Islami Bank, Bangladesh (34,04%)
9. Maybank Islamic Berhad, Malaysia (37,02%)
10. Jordan Islamic Bank, Yordania (37,03%)
11. Hong Leong Islamic Bank Berhad, Malaysia (39,31%)
12. Barwa Bank, Qatar (39,56%)
13. Export Impor Bank Bangladesh (40,34%)
14. Shajrah Islamic Bank, UEA (40,68%)
15. Emirates Islamic Bank, UEA (40,71%)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya