Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sebelum Berbahagia Saat Menikah, Pasangan "menangis" Terlebih Dahulu Untuk Mengumpulkan Dana Pernikahan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Menjelang pernikahan, ada satu hal yang paling penting untuk disiapkan: biaya. Kamu yang sedang mempersiapkan pernikahan, tentu pusing dengan dana. Percayalah, kamu enggak sendirian.
Demi memenuhi biaya pernikahan, setiap pasangan mencari cara agar hari-H berjalan lancar. Tak jarang, pasangan sampai menjebol tabungan, bahkan sampai meminjam kepada orang tua, kerabat, atau bank.
Ada juga yang memanfaatkan deposito sebagai jalan keluar untuk permasalahan mereka.
Iya, deposito. Produk keuangan ini pada dasarnya merupakan produk investasi jangka panjang. Deposito juga layak digunakan untuk biaya menikah. Enggak percaya?
Berikut ini adalah lima keuntungan deposito sebagai biaya menikah.
Minim Kerugian
Instrument investasi deposito minim kerugian daripada investasi lainnya, seperti reksa dana dan saham. Produk ini juga investasi yang aman dan menguntungkan karena tidak bergantung kepada pergerakan saham dan kondisi keuangan di Indonesia.
Jadi, kamu enggak harus memantau fluktuasi ekonomi setiap hari. Plus, dananya aman karena terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Marjin Besar dan Tetap
Berbeda dengan tabungan, keuntungan yang ditawarkan deposito cenderung lebih besar. Angkanya bisa mencapai 3-7 persen per tahun.
Pengembalian Lebih Banyak
Dengan memilih deposito sebagai biaya pernikahan, kamu bisa merasa tenang. Pengembalian yang diberikan deposito lebih banyak daripada mendiamkan uang di tabungan. Agar bisa memperoleh pengembalian yang berlipat dari dana awal, kamu harus menyisihkan uang setiap bulan secara teratur.
Misalnya, jangka waktu deposito setahun dan ingin dana yang terkumpul Rp30 juta, kamu harus menyetorkan uang minimal Rp20 juta-Rp25 juta. Kalau rutin menyimpan dana, pengembalian dan bisa melebihi anggaran awal yang sudah dibuat sebelumnya.
Bebas Administrasi
Deposito ini biasanya tidak mengenakan biaya adminitrasi. Tapi, perlu diingat, tak semua bank memberlakukan biaya administrasi setiap bulan dan penalti jika kamu hendak menarik uang sebelum jatuh tempo.
Syarat Mudah
Cara mengajukan deposito cukup mudah. Kamu cukup memiliki rekening bank, kartu identitas diri, dan materai untuk membuka rekening deposito dan menariknya. Simple, bukan?
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
