Direktur IMF Christina Lagarde
Dream - Pertemuan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan berbeda dengan pertemuan Bos IMF dengan Presiden Soeharto pada 1997 silam. Kali ini, Jokowi pastikan tidak ada perjanjian pemberian utang dari lembaga pembiayaan moneter tersebut.
Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu didiskusikan tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian.
" Tidak ada (pembahasan soal utang). Kami berdiskusi tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian,” kata Jokowi seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Rabu, 2 September 2015.
Jokowi juga menyampaikan, bahwa Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) itu menilai Indonesia memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian dunia itu.
Menanggapi isu utang ini, Lagarde justru melontarkan candaannya.
" Saya datang hari ini sebenarnya berharap untuk meminjam, tidak untuk meminjamkan. Meminjam keramahan dari Indonesia, kekuatan dan keindahan budayanya," candanya.
Pada kesempatan itu, Lagarde menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program di Indonesia termasuk implementasinya yang kuat.
“ Banyak program reformasi diimplementasikan, ada upaya pemberantasan korupsi dan lainnya,” tandas Lagarde. (iSM)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru