Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Laporan terbaru Global Muslim Travel Index (GMTI) menempatkan Indonesia sebagai negara keempat yang paling banyak dikunjungi wisatawan muslim dunia. Indonesia masih harus mengakui keunggulan Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki.
CEO CrescentRating dan Halal Trip, Fazal Bahardeen mengungkapkan bahwa GMTI telah menjadi referensi utama destinasi pariwisata di seluruh dunia sebagai sarana untuk menyesuaikan strategi yang tepat dalam menjangkau pelanggan muslim.
Untuk untuk tahun 2015, GMTI mengeluarkan data kedatangan wisatawan muslim yang diperkirakan mencapai jumlah total 117 juta. Angka ini mewakili 10 persen dari keseluruhan nilai ekonomi industri pariwisata. Jumlah ini diperkirakan akan terus tumbuh hingga 168 juta wisatawan pada tahun 2020, dengan total nilai pengeluaran di atas US$ 200 miliar.
"Sedangkan untuk alasan kenapa Indonesia bisa naik peringkat karena tingkat edukasi tentang halal tourism semakin bagus. Ekosistem dan halal poin menjadi poin penting," kata Fazal pada Rabu, 23 Maret 2016 di Hotel Pullman Thamrin Jakarta Pusat.
GMTI melakukan serangkain proses dengan menganalisi data secara lengkap dan mendalam dari 130 destinasi wisata. Keseluruhan jumlah destinasi wisata ini dinilai berdasarkan kriteria seperti kesesuain sebagai destinasi liburan keluarga, tingkat layanan dan fasilitas yang tersedia, pilihan akomodasi, inisiatif pemasaran serta jumlah kedatangan pengunjung.
Indonesia mendapatkan skor indeks sebesar 70,6. Angka ini masih jauh di bawah pencapaian yang diperoleh Malaysia dengan total nilai 81,9 dan disusul Uni Emirat Arab sebanyak 74,7. Lalu Turki mencapai 73,9.
"Sedangkan untuk tahun 2015, jumlah kunjungan yang datang ke Indonesia itu mencapai 1,3 juta dari seluruh dunia. Kalau untuk tahun ini karena baru dua bulan belum bisa dihitung," tutupnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari