Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemerintah Ingin Pelayanan Publik Dasar Seperti Pembuatan KTP Buka Pada Sabtu Dan Minggu.
Dream – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi (PANRB) berencana tetap menjalankan pelayanan publik pada hari Sabtu dan Minggu. Kementerian ini menginginkan pelayanan publik, terutama di pelayanan dasar, tetap berjalan di akhir pekan.
“Terutama di pelayanan dasar, seperti pengurusan KTP dan kependudukan. Jangan sampai masyarakat yang mengurus KTP harus menunggu hari Senin,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PANRB), Herman Suryatman, di Jakarta, ketika dihubungi Dream, Kamis 29 Desember 2016.
Herman menjelaskan, rencananya akan ada sistem bergilir pada kebijakan ini. Diharapkan pimpinan instansi bisa membuat jadwal shift untuk pelayanan publik di hari Sabtu dan Minggu.
Sementara PNS yang mendapat jatah masuk pada hari libur tersebut, akan mendapatkan libur pengganti di hari biasa. Jam kerja PNS pun tetap 37,5 jam per minggu.
“Jadi, tidak mengurangi hak-hak PNS,” kata dia.
Herman mengatakan, sebenarnya, sistem pelayanan publik pada Sabtu Minggu ini telah diterapkan oleh beberapa instansi pemerintah, seperti Polres dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tetap membuka layanan pada Sabtu dan Minggu.
“Pak Menteri (Menteri PANRB, Asman Abnur) ingin pelayanan dasar buka seperti RSUD (pada hari Sabtu dan Minggu),” kata dia.
Herman mengatakan pihak kementerian tengah mengkaji kebijakan ini dari berbagai aspek, seperti aspek yuridis dan sosiologis. Dikatakan juga sebenarnya ada juga instansi pemerintah seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang yang membuka pelayanan publik pada hari Sabtu dan Minggu.
“Sekarang, kan, penerapannya masih parsial. Ada yang menerapkan dan ada yang tidak. Nah, Pak Menteri ingin ke depannya lebih sistemik,” kata dia.
Kapan kebijakan ini bisa berlaku? Herman mengatakan pihaknya ingin kebijakan ini bisa terlaksana. “Mudah-mudahan, tahun 2017 kebijakan ini sudah berjalan sistemik,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari