Ilustrasi
Dream - Masyarakat kini bisa sedikit bernapas lega. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), memutuskan menunda kenaikan tarif listrik yang semula direncanakan berlaku 1 Januari 2015.
Kepastian penundaan tersebut langsung disampaikan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2015.
" Untuk sementara belum naik dulu dalam tiga bulan ke depan," kata Sofyan seperti dikutip Dream dari laman Merdeka.com.
Sofyan mengakui, salah satu alasan menunda kenaikan tarif baru listrik tersebut datang dari permintaan Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu ini meminta PLN mempertimbangkan beban masyarakat yang sudah makin tinggi akibat kenaikan harga BBM akhir tahun lalu.
" Ada hint (pertimbangan) dari Presiden untuk tahan dulu karena masyarakat sudah naik BBM," katanya.
Selain menunda kenaikan tarif listrik konsumen rumah tangga, PLN juga memutuskan untuk menurunkan tarif industri.
Diakui Sofyan, turunnya harga minyak mentah dunia juga menjadi alasan penundaan kenaikan tarif listrik ini.
Namun hingga kini, PLN mengaku belum menginformasikan penundaan kenaikan tarif listrik tersebut ke Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sebagai informasi, PLN semula akan menaikkan tarif listrik kepada 12 golongan pelanggan listrik non subsidi. Salah satu yang terkena kebijakan ini adalah konsumen rumah tangga yang menggunakan listrik berdaya 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.500-5.500 VA. (Ism)
Advertisement
Sampah Gadget Jangan Dibuang Sembarangan, Ini Alasannya

Suyudi Ario Seto, dari Panggung Debus ke Kursi Kapolri

Dari Plastik Tak Laku Jadi Gedung Sekolah di Garut

Prabowo Copot Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Diganti Komjen Suyudi Ario Seto

Pantau Rilis Data BPS, IHSG Fluktuatif di Awal Sesi Perdagangan


Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Kanker Prostat Sering Tak Bergejala, Bagaimana Cara Mendeteksinya Sejak Dini?


IHSG Rebound di Penutupan Sesi I, Indeks Bluechips Terpeleset

Harta Kapolri Suyudi Ario Seto: Mini Cooper, Dua Properti di Jaksel, dan Rp5,8 Miliar


Reshuffle Kabinet Prabowo: Daftar Pejabat Dilantik, Bahlil Rangkap Jabatan