Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Pada kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, Presiden Jokowi menyempatkan diri mengunjungi supermarket tersohor di negara itu, Lulu Hypermarket.
Kehadiran orang nomor satu ini sudah ditunggu-tunggu para Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di negara itu. Jumlahnya tidak sedikit, maklum, negara Abu Dhabi merupakan salah satu negara tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Namun, tidak hanya TKI, banyak mahasiswa asal Indonesia yang menimba ilmu di negara itu.
Para WNI ini sudah menanti kehadiran Jokowi dengan antusias. Hal ini, sejak Jokowi menyandang jabatan Presiden, inilah kali pertama mantan Gubernur DKI Jakarta itu melakukan kunjungan ke negara Timur Tengah yang merupakan basis TKI.
Jokowi pun datang dan disambut pemilik Lulu Hypermarket, Yousuf Ali. Saat berkeliling LuLu Hypermarket, Jokowi tidak henti-hentinya menyalami warga Indonesia.
Saking antusiasnya kedatangan orang nomor satu di Indonesia, tanpa ada yang mengomando, terdengar lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan serempak oleh masyarakat Indonesia yang memenuhi Lulu Hypermarket.
Kedatangan Jokowi ke Lulu Hypermarket bukan tanpa sebab. Seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Senin, 14 September 2015, Jokowi ingin menjadikan LuLu Hypermarket sebagai outlet bagi produk-produk dari Indonesia di negara Timur Tengah. LuLu mempunyai jaringan yang luas yang tersebar di Timur Tengah dan Asia sebanyak 165 outlet.
Jokowi juga telah meminta pemilik LuLu Hypermarket yang telah dikenalnya sejak 11 tahun yang lalu untuk mengembangkan produk-produk kecil dari desa-desa dan kampung-kampung, seperti kerajinan tangan.
“Oleh sebab itu tadi saya meminta agar memperbanyak lagi produk-produk yang diimpor dari Indonesia,” kata Presiden.
Pada kunjungannya itu, Jokowi menilai produk Indonesia yang saat ini sudah ada di pasar Timur Tengah memiliki daya saing yang bagus dari sisi harga. Sayangnya, dari sisi kualitas masih perlu peningkatan.
“Daya saing produknya ada, tidak ada masalah, tetapi kualitasnya perlu diperbaiki,” tandasnya.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
