Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kamu Bisa, Lho, Berbisnis Setelah Lebaran.
Dream – Lebaran telah usai. Mungkin ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk memulai bisnis. Ada sederet bisnis yang bisa dijalani setelah Idul Fitri.
Dilansir dari CekAja, Senin 25 Juni 2018, Pertama, bisnis day care. Bisnis mengasuh anak tak memerlukan modal yang sedikit dan tenaga kerja yang banyak.
Dengan keberadaan day care, orangtua bisa menitipkan anak di tempat yang aman dan anak bisa belajar bersosialisasi dengan teman seusianya.
Kedua, kamu juga bisa berjualan perlengkapan sekolah. Saat Idul Fitri, anak-anak sekolah biasanya mendapatkan amplop Lebaran dan uang ini biasanya digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah.
Bisnis perlengkapan sekolah ini semakin menjanjikan, apalagi libur Lebaran bersamaan dengan libur kenaikan kelas.

Ketiga, bisnis laundry. Jasa cuci baju ini sangat diperlukan setelah Lebaran. Tak sedikit keluarga yang kebingungan melihat baju kotor menumpuk setelah ditinggal pergi asisten rumah tangga (ART). Nah, jasa ini diperkukan untuk kondisi seperti ini. Kalau bisnis ditempatkan di tempat strategis, usaha kamu bakal laku keras.
Keempat, bengkel atau bisnis cuci kendaraan. Selama perjalanan mudik, mobil dan sepeda motor acapkali dalam keadaan dekil dan memerlukan perbaikan. Kamu bisa mengembangkan bisnis cuci kendaraan dan bengkel atau salah satunya setelah Idul Fitri. Sebab, banyak pemudik membeli kendaraan baru sebelum mudik. Potensi kamu mendapatkan pelanggan juga semakin besar.

Kelima, bisnis makanan atau minuman sehat. Saat Lebaran, kebiasaan makan secara tak terkendali bisa timbul. Nafsu makan meningkat setelah berpuasa selama sebulan penuh.
Banyak makan makanan yang berlemak dan bergula tinggi, bisa mengundang penyakit. Oleh karena itu, kesadaran untuk hidup sehat terbit setelah Lebaran. Nah, kamu bisa memanfaatkan momentum ini dengan bisnis katering makanan, minuman, dan camilan sehat. Selamat mencoba! (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya